FERNANDO : Patah Hati Pertama

FERNANDO : Patah Hati Pertama

  • WpView
    Membaca 33
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 28, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Bad Boy
Cinta Pertama
SMA
⚠️Maaf Jika masih Banyak Kekurangan dari segi tata bahasa, penggunaan kata serta tanda baca dan banyak Typo, ini tulisan pertama saya. TERIMAKASIH Teman" yang telah membaca dan memberikan apresiasi nya📜 Fernando : Patah Hati Yang Pertama, Bercerita Tentang Perjalanan Fernando yang berusaha memahami cinta pada remaja. Fernando hanya ingin menjalani hari pertama SMA dengan biasa saja. Tapi satu keterlambatan kecil, satu pertemuan tak sengaja di angkot, dan satu buku biru yang tertinggal justru mengubah semuanya. Di tengah hiruk pikuk masa MOS, pertemanan baru, dan kehidupan SMA di kota pesisir Jawa Tengah tahun 2016, Fernando mulai terseret dalam kisah yang tidak pernah ia rencanakan-kisah tentang cinta pertama, rasa penasaran, dan seseorang bernama Alya yang bahkan belum sempat ia kenal dengan benar. Namun, tidak semua perasaan datang di waktu yang tepat. Dan tidak semua cerita dimulai dengan indah. "Kadang, yang kita temukan pertama kali bukan cinta... tapi luka yang belum kita mengerti." ⚠️Cerita ini Berdasarkan Pemikiran sendiri‼️Di Larang Plagiat dalam bentuk apa pun.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#739
ceritaremaja
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan