Aku Yang Terlahir Berbeda || Revisi

Aku Yang Terlahir Berbeda || Revisi

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2026
Aku adalah anak yang terlahir berbeda. Semua saudaraku lahir dengan tubuh yang sempurna, sedangkan aku lahir dengan kekurangan. Terkadang aku merasa hidup ini tidak adil. Mengapa mereka bisa terlahir sempurna, sementara aku harus menjalani hidup dengan kondisi seperti ini? Hidup dengan keterbatasan terasa sangat menyakitkan. Dengan keadaanku, aku mudah dikucilkan, direndahkan, bahkan sering dibanding-bandingkan dengan saudara-saudaraku yang lain. Dunia seolah selalu bertindak tidak adil kepadaku, seakan aku hanyalah butiran debu yang tidak berarti. Kadang aku berpikir, "Apakah orang sepertiku memang tidak berguna?" Lahir dengan tubuh yang tidak sempurna sungguh melelahkan. Ada begitu banyak batasan yang harus kuhadapi. Setiap hari aku hanya bisa menahan diri dan diam menerima ucapan kebencian dari orang lain. Seiring berjalannya waktu, aku mulai menjadi pribadi yang mudah marah. Aku juga mulai menjauh dari saudara-saudaraku dan lebih memilih menyendiri.
All Rights Reserved
#124
keluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suami Baru untuk Mama
  • Samudra
  • Brother & Broken
  • SPEED AND LIFE (END)
  • Semesta Asa
  • Victory's Space
  • Jika aku bisa hidup lebih lama-Kisah Ethan Alexander Wright
  • KARA
  • Gema di Ruang Hampa
  • Breathe

Alvin tumbuh hanya bersama ibunya sejak ayahnya meninggal ketika ia masih berusia 1 tahun. Sepanjang hidupnya, Alvin tidak pernah benar-benar merasakan bagaimana rasanya memiliki seorang ayah. Ia melihat teman-temannya punya sosok panutan, tempat bercerita dan figur pelindung. Saat memasuki usia remaja, Alvin mulai menyadari sesuatu, Ibunya selalu terlihat kuat, tapi sering diam sendirian. Di balik senyum hangatnya, Alvin melihat kesepian yang selama ini tidak ia sadari. Dari situlah muncul keinginan sederhana tapi besar. Alvin ingin melihat Ibunya bahagia dan mungkin, ia juga ingin merasakan bagaimana rasanya memiliki seorang Ayah. Namun mencari "suami baru untuk Mama" tidak semudah yang ia bayangkan. Ada rasa takut, keraguan, bahkan penolakan dari lingkungan sekitar. Belum lagi perasaan Alvin sendiri yang bingung, apakah ia benar-benar siap berbagi kasih sayang Ibunya? Perjalanan Alvin bukan hanya tentang menemukan pasangan untuk Ibunya tetapi juga tentang belajar menerima masa lalu dan membuka hati untuk keluarga yang baru.

More details
WpActionLinkContent Guidelines