TOO FAMILIAR

TOO FAMILIAR

  • WpView
    Reads 3,820
  • WpVote
    Votes 238
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 1, 2026
Di antara pertemuan yang tak pernah direncanakan dan percakapan yang datang tanpa alasan, mereka seperti dua garis asing yang entah bagaimana selalu kembali saling mendekat. Tidak ada janji, tidak ada awal yang jelas, hanya rasa yang tumbuh perlahan di sela waktu yang terus berjalan. "Too Familiar" adalah kisah tentang dua jiwa yang merasa terlalu sering berpapasan dengan takdir yang tak terbantahkan. Tentang seseorang yang hadir bukan dengan kebetulan, tapi dengan cara yang membuat segalanya terasa nyaman dan... familiar, seolah pernah terjadi sebelumnya di tempat yang bahkan tidak bisa mereka ingat.
All Rights Reserved
#8
mila
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • nikah dulu cinta nanti
  • 'TRUE lOVE'
  • badboy manja & bu ketos galak
  • DIREKTUR GILA! (MILEN)
  • Cegil Yang Terluka
  • Perjodohan Ketua Geng Motor Dan Gadis Culun
  • CEO Dingin Vs Gadis Polos
  • PERJODOHAN KETUA GENG MOTOR
  • BALAS DENDAM BERUJUNG CINTA
  • ME, YOU, AND THIS MADNESS

Katanya, cinta itu datang dulu... baru kemudian dua orang memutuskan untuk bersama. Tapi bagaimana jika semuanya terjadi sebaliknya? Mila dan Valen tidak pernah punya cerita tentang awal yang manis. Tidak ada proses jatuh cinta. Tidak ada momen saling memilih. Yang ada hanya keputusan keluarga-yang tiba-tiba mengikat mereka dalam satu hubungan yang tidak pernah mereka rencanakan. Satu kampus. Satu lingkungan. Namun dua dunia yang selalu bertabrakan. Hubungan mereka tidak pernah hangat-bahkan untuk sekadar saling memahami pun terasa terlalu jauh. Sampai satu hari, semuanya berubah. Tanpa aba-aba. Tanpa kesempatan untuk menolak. Mereka dipaksa berdiri di pelaminan yang sama. Mengucap janji yang bahkan belum mereka pahami sepenuhnya. Senyum terukir sempurna di wajah mereka. Semua terlihat indah. Semua terlihat benar. Padahal di balik itu- tidak ada cinta yang mendasari. Hanya keterpaksaan yang dibungkus rapi oleh harapan orang lain. Dan sejak hari itu, hidup mereka tidak lagi tentang "aku" dan "kamu". Melainkan tentang "kita"- yang bahkan belum tahu bagaimana caranya dimulai. Jika dunia berkata cinta dulu, nikah nanti... maka mereka adalah kebalikannya. Dipaksa untuk bersama lebih dulu, lalu perlahan belajar- apakah cinta itu bisa tumbuh... di tempat yang sejak awal tidak pernah mereka pilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines