Di usianya yang baru 27 tahun, Freyan Wardana adalah hantu terbesar di negara ini. Sebagai The Sovereign, dia memimpin kekaisaran bawah tanah yang kejam melalui kendali mutlak atas Four Hounds, empat anjing pemburu paling mematikan yang siap mengoyak siapa saja atas perintahnya. Baginya, manusia hanyalah bidak catur yang bisa dimanipulasi. Dia tidak memiliki kelemahan, tidak memiliki hati, sampai malam di mana seorang staf logistik yang kelelahan menyusup ke rooftop pribadinya dan mengomelinya habis-habisan sambil menawarkan es kopi saset murah, mengira sang penguasa adalah eksekutif gabut yang stres.
Bagi Marsha Lenathea, fokus hidupnya hanya tiga: kerja keras, kejar bonus, dan bayar cicilan. Ketika mendadak dimutasi menjadi Supervisor VVIP di hotel termewah kota, Marsha mengira dia hanya harus berhadapan dengan tamu-tamu kaya yang rewel. Termasuk "Mas-Mas Rooftop" misterius yang kini menjelma menjadi bos besar sekaligus pemilik Wardana Group yang super paranoid, gila kontrol, dan hobi membuat aturan absurd.
Marsha jengah setengah mati. Dia tidak tahu bahwa setiap "ramalan" aneh sang bos selalu menjadi kenyataan karena Freyan rela mengerahkan seluruh jaringan dan kekuasaannya demi mewujudkan kebohongan asalnya. Marsha sama sekali tidak tahu bahwa dia adalah pusat dari Operasi Zero-Alpha, sebuah rahasia tingkat tinggi yang bahkan tidak boleh diendus oleh faksi rival, dewa politik, maupun elite Four Hounds sendiri.
Di tengah intrik politik korporat dan perang berdarah antar-sindikat, sang predator puncak harus memastikan takhtanya tetap aman, musuhnya hancur, dan yang paling penting... daun telinganya tidak memerah merona saat Marsha berdiri terlalu dekat di sampingnya.
All Rights Reserved