A Quiet Life With a Ghost

A Quiet Life With a Ghost

  • WpView
    Reads 253
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 9, 2026
"Selesaikan dulu penyesalanmu, baru bisa menyebrang" "Penyesalan? Memangnya apa penyesalanku?" "Bagaimana mungkin aku tau?" Pertemuan yang tidak disengaja membuat keduanya tinggal bersama. Seorang mahasiswa tingkat akhir dan jiwa gentayangan yang terikat. Inilah kisah mereka yang berbeda dunia namun hidup berdampingan. ----------------------------------------------------------------- Harap bijak dalam membaca. ©Boboiboy_Monsta ©Original Story by rilgril_ Salam cinta (⁠ ⁠˘⁠ ⁠³⁠˘⁠)⁠♥
All Rights Reserved
#602
boboiboyelemental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RENJANA FATHER [END]
  • EREL GRAY WILDER
  • Alkana; Family Obsession
  • I'm The Antagonis!?
  • Tahta Tertinggi ║Short Story║
  • Silent Phase [END]
  • Jiwa yang Berbeda [ END ]
  • Possessive Family [On Going]
  • Hyacinth
  • ATHALA [END]

Penyesalan selalu datang di akhir, saat luka telah tumbuh terlalu dalam. Alaric mati di tangan putra sulungnya sendiri. Namun ia terbangun kembali lima tahun sebelum kematiannya, di masa ketika ia masih membenci anak-anaknya. Ia tak tahu apakah kebangkitan ini adalah karma, atau kesempatan kedua yang datang dengan cara paling kejam. Di hadapan dua anak yang telah lama ia lukai, Alaric berusaha berubah. Tapi penyesalan yang terlambat selalu seperti sandiwara. "Ayah hanya ingin memperbaiki segalanya. Maafkan ayah." - Alaric "Delapan belas tahun bukan waktu yang sebentar, Ayah. Aku membencimu." - Sebastian "Sandiwara apalagi yang lo mainkan?!" - Arkan . Gambar dari pinterest Plagiat sana jauh-jauh! .

More details
WpActionLinkContent Guidelines