Yuha selalu memutuskan segalanya dengan logika. Ia terbiasa berpikir sebelum bertindak, menganalisis, dan memastikan semuanya masuk akal. Dengan kecerdasannya, ia juga dikenal teliti... hampir tidak pernah salah membaca situasi. Sampai suatu hari, ia bertemu seseorang di sekolahnya. Juun. Murid pindahan yang datang tanpa banyak jejak, tanpa banyak bicara, dan tanpa alasan yang benar-benar jelas. Sebagai Ketua OSIS, Yuha seharusnya mengenal semua murid di sekolah itu. Atau setidaknya, tahu cukup banyak tentang mereka. Tapi tidak dengan Juun. Ada sesuatu yang...berbeda. Terlalu tenang. Terlalu rapi. Terlalu sempurna, dengan cara yang tidak wajar. Rasa penasaran itu muncul begitu saja. Pelan, tapi terus tumbuh. "Siapa sebenarnya dia?"Pertanyaan itu terus berulang di pikiran Yuha. Dan kenapa... semakin Yuha mencoba mencari tahu, semakin ia merasa ada sesuatu yang seharusnya tidak ia dekati? jadi, mari kita lihat, bagaimana kehidupan yuha setelahnya? bagaimana ia mencari tahu tentang murid baru tersebut? apakah juun anak konglo? anak CEO? anak dpr? waduh, yg pasti bukan itu🫠🙏
More details