Cerita ini mengisahkan tentang dinamika hubungan yang sangat *toxic*, manipulatif, dan sarat akan konflik perebutan dominasi maskulin berlatar belakang kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa Kelompok 84 di Desa Candirejo.
Fokus cerita tertuju pada **Malik**, seorang mahasiswa Akuntansi yang polos dan penakut, yang menjadi korban obsesi dan pelampiasan libido gila dari **Mahesa**, ketua kelompok KKN berbadan masif yang merupakan anak seorang Jenderal Polri. Hubungan rahasia dan penuh pemaksaan di dalam posko ini perlahan mulai goyah ketika **Bara**, anggota kelompok yang licik, berhasil merekam video intimidasi seksual antara Malik dan aparat desa setempat, **Sersan Joshua**-seorang anggota TNI (Babinsa) yang matang, taktis, dan protektif.
Bara menggunakan video tersebut sebagai kartu as untuk memeras uang kas kelompok dan mengancam masa depan Malik serta Mahesa. Di sisi lain, Sersan Joshua yang menyadari kerapuhan Malik, mulai masuk dan menawarkan perlindungan militer, yang sebenarnya merupakan jerat kepemilikan baru untuk menguasai Malik dari cengkeraman Mahesa.
Puncak konflik terjadi di kamar posko ketika Mahesa yang terbakar cemburu buta mengetahui keterlibatan Joshua. Di tengah situasi yang semakin di ambang batas kewarasan, Sersan Joshua menyusup masuk dan membalikkan keadaan dengan membungkam Bara menggunakan jaringan intelijennya. Alih-alih bertarung fisik, Mahesa dan Joshua justru berkolaborasi dalam ego predator mereka.
Cerita berakhir dengan penyerahan mutlak dari Malik yang tak berdaya di bawah kendali ganda kedua pria dominan tersebut. Meskipun masa KKN telah usai, hidup dan tubuh Malik kini telah digadaikan sepenuhnya dalam kesepakatan rahasia yang toxic bersama Mahesa dan Joshua untuk masa-masa yang akan datang.
All Rights Reserved