Dua puluh tahun lalu, dunia dipaksa untuk bertekuk lutut. Dalam satu malam yang terkutuk, Sang Penghancur---sebuah entitas kosmik yang datang untuk menghakimi bumi---membantai habis para pahlawan super tanpa sisa. Kejayaan mereka runtuh, dan harapan umat manusia ikut terkubur di bawah puing-puing peradaban. Tahun kini menunjukkan angka 2080. Istilah "pahlawan" telah bergeser menjadi sekadar mitos usang dan dongeng pengantar tidur yang getir bagi penduduk Kota Kirmata---satu-satunya benteng terakhir yang masih tegak berdiri di atas tanah yang mati. Namun, kedamaian semu yang mereka jaga dengan ketakutan kini berada di ambang kehancuran. Makhluk-makhluk kosmik kiriman Sang Penghancur telah diturunkan kembali. Mereka merangsek maju dalam jumlah masif, siap melumat habis sisa-sisa kehidupan yang paling akhir. Di tengah badai keputusasaan ini, seorang pengais rongsokan terpaksa mengambil langkah yang paling mustahil. Ia harus menantang maut untuk mengumpulkan kembali para penyintas berkekuatan super yang selama ini memilih bersembunyi di balik bayang-bayang. Mereka yang patah, mereka yang terlupakan, kini harus sekali lagi berdiri. Menghadapi kegelapan kosmik demi menjaga satu-satunya cahaya harapan yang tersisa di tengah kehancuran total. ----- Note: Karakter The Perfect dan Rakal adalah milik teman saya, Rama, yang dikenal dengan nama pena Penjelajah Ide. Kehadiran karakter ini dalam cerita merupakan bentuk kolaborasi dan telah mendapatkan izin sepenuhnya dari pemilik aslinya. Silakan kunjungi dan dukung teman saya di: -Instagram: @penjelajah.ide -Facebook: Penjelajah Ide -Wattpad: @StudioCakrawala
More details