Blue (Another Life)

Blue (Another Life)

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2026
Biru ... warna kebanggaan sang cakrawala terbentang diatas segala bentuk awan dan jati diri angkasa. Ia bentuk samar dari samudra yang juga terbentang tak kalah luas dari sang angkasa. Diriku terbangun dalam mimpi itu, ditengah hamparan samudra nan angkasa yang menyatu padu di ujungnya. Hening ialah sifatnya, pantulan sang angkasa tercermin dibawah kaki yang berdiri di atas air yang tenang bagai kaca. Aku begitu bingung namun rasa kagum dalam hati tak dapat aku singkirkan begitu saja. Aku memandangi setiap bentuk sang awan, putih, lembut bagi kapas yang beterbangan. Sayu terasa mata ini selagi melihat sang langit yang terhampar dan tercermin itu. Tanpa kusadari aku terlelap disana menepis seluruh rasa khawatir yang kian tiada .... Hingga suara melodi indah menembus telinga ku dan akhirnya membangunkan ku ditengah hamparan bunga nemophila diantara tubuhku. Dalam mata yang masih sayu kulihat seorang yang duduk di atas batu sedang memainkan harpa nya dengan begitu merdu.... "Siapa dia? dan dimana aku?" Aku tak tau dimana, aku pun tak tau bagaimana, namun aku merasa tak mengenal sama sekali tempat itu. Entah itu sama atau berbeda dengan dunia lama, aku tak lagi memikirkannya. "Apa ini bukan lagi mimpi?"
All Rights Reserved
#281
fantasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suar Pahlawan
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • Forgive me, I can't stop loving you! (Revis Berjalan)
  • Sin of The Villainess
  • My Sweet Boy from "Kampung"
  • KEBANGKITAN SANG PENGANTIN
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • The Duke'S Red String
  • ENOUEMENT

Dua puluh tahun lalu, dunia dipaksa untuk bertekuk lutut. Dalam satu malam yang terkutuk, Sang Penghancur---sebuah entitas kosmik yang datang untuk menghakimi bumi---membantai habis para pahlawan super tanpa sisa. Kejayaan mereka runtuh, dan harapan umat manusia ikut terkubur di bawah puing-puing peradaban. ​Tahun kini menunjukkan angka 2080. Istilah "pahlawan" telah bergeser menjadi sekadar mitos usang dan dongeng pengantar tidur yang getir bagi penduduk Kota Kirmata---satu-satunya benteng terakhir yang masih tegak berdiri di atas tanah yang mati. ​Namun, kedamaian semu yang mereka jaga dengan ketakutan kini berada di ambang kehancuran. Makhluk-makhluk kosmik kiriman Sang Penghancur telah diturunkan kembali. Mereka merangsek maju dalam jumlah masif, siap melumat habis sisa-sisa kehidupan yang paling akhir. ​Di tengah badai keputusasaan ini, seorang pengais rongsokan terpaksa mengambil langkah yang paling mustahil. Ia harus menantang maut untuk mengumpulkan kembali para penyintas berkekuatan super yang selama ini memilih bersembunyi di balik bayang-bayang. ​Mereka yang patah, mereka yang terlupakan, kini harus sekali lagi berdiri. Menghadapi kegelapan kosmik demi menjaga satu-satunya cahaya harapan yang tersisa di tengah kehancuran total. ----- Note: Karakter The Perfect dan Rakal adalah milik teman saya, Rama, yang dikenal dengan nama pena Penjelajah Ide. Kehadiran karakter ini dalam cerita merupakan bentuk kolaborasi dan telah mendapatkan izin sepenuhnya dari pemilik aslinya. ​Silakan kunjungi dan dukung teman saya di: -​Instagram: @penjelajah.ide -​Facebook: Penjelajah Ide -​Wattpad: @StudioCakrawala

More details
WpActionLinkContent Guidelines