Labirin Cinta Sang Gadis
___
Seorang gadis. 17 tahun.
Dari luar, dia siswi biasa yang sering diam di bangku paling belakang.
Dari dalam? Hatinya lagi muter-muter di labirin tanpa pintu keluar.
Di satu belokan, ada dia.
Teman SMP. Orang yang tahu semua cerita konyolnya dari dulu.
Chat "udah makan?" jam 12 malam, becandaan receh, tawa yang nggak dibuat-buat.
Bersamanya, semuanya terasa mudah. Seperti rumah.
Tapi sang gadis bertanya pelan: ini cinta... atau cuma nyaman karena udah terlalu lama kenal?
Di belokan lain, ada dia.
Gurunya. Yang kalau nerangin, semua kelas diam. Termasuk hatinya.
Bukan karena takut, tapi karena kagum. Wibawa dan ilmunya bikin sang gadis pengin jadi lebih baik.
Tapi ada batas yang nggak bisa dilangkahin. Ada kata "pantas" yang bikin ragu.
Ini cinta... atau cuma hati yang keburu silau?
Setiap malam, labirin itu berbisik:
Mau pilih yang bikin kamu ketawa lepas, atau yang bikin kamu pengin tumbuh?
Mau pegang erat kemarin, atau berani nunggu esok yang belum jelas?
Yang sang gadis takutkan bukan salah pilih orang.
Tapi salah langkah, lalu kehilangan dirinya sendiri.
Akan berakhir di mana langkahnya?
Pada pelukan masa lalu yang hangat?
Pada doa diam-diam untuk seseorang yang mungkin bukan takdirnya?
Atau pada keputusan untuk berhenti sejenak, dan biar Allah yang kasih arah?
Masuklah ke labirinnya.
Rasakan bingungnya.
Temukan jawabannya.
Hanya di "LABIRIN CINTA SANG GADIS".
---