The ice prince likes me? [icelaze]

The ice prince likes me? [icelaze]

  • WpView
    Membaca 156
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mei 24, 2026
pangeran sekolah yang dingin tiba tiba demen sama mubar cwe yang tengilnya minta ampun? sungguh magic! ice kevano derrtana pangeran es yang mempunyai banyak fans di karenakan ketampanannya,perilakunya. banyak orang yang menyukainya tetapi ia tak menyukai salah satu perempuan yang menyukainya sampai akhirnya ada siswi baru yang tengil,tomboy+barbar,dan tak mempunyai rasa ketertarikan kepada ice malahan membuat ice jatuh cinta akankah ice bisa mendapatkan hati cwe tengil itu? ayohh di baca kalo penasaran warning ⚠ -character milik monsta! saya hanya meminjam! -swap gender -not bl! -ship -13/15+
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#125
icelaze
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • The Villain Mother
  • Be My Wife
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Hello, KKN!
  • Kedhaton Soeraandaru Hadiningrat
  • The Last Yes!
  • My Celestia [ON GOING]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan