Pak Dosen, ACC!

Pak Dosen, ACC!

  • WpView
    Reads 10,118
  • WpVote
    Votes 712
  • WpPart
    Parts 72
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 13 hours ago
"Maureen, kalau nama file kamu masih 'final, fix, bismillah yang ini bener', saya nggak akan buka isi draft kamu." [Abraham Aswatama Bisma Rajendrawicitrawirya] "Dr. Ir. Abraham Aswatama Bisma Rajendra ... Rajendra ... bentar, ini namanya masih lanjut?" [Maureen Ruqaiya Zamiranda] Maureen Ruqaiya Zamiranda cuma punya satu misi sebelum lulus, yaitu menyelesaikan Tugas Akhir prarancangan pabrik asam nitrat tanpa kehilangan akal sehat. Sayangnya, misi itu runtuh sejak dosen pembimbingnya diganti menjadi Abraham Aswatama Bisma Rajendrawicitrawirya-dosen killer bermulut pedas, wajahnya datar seperti laporan audit, dan standar revisinya bisa membuat mahasiswa menangis di depan laptop. Bagi Maureen, Pak Abraham adalah bencana berjubah kemeja rapi. Nama file salah, disindir. Perhitungan goyah, dibantai. Belum makan, ikut dimarahi. Awalnya Maureen yakin pria itu tidak punya hati, hanya punya spreadsheet dan kopi hitam. Tapi pelan-pelan, hal paling menyebalkan dari Abraham berubah jadi hal yang paling sulit diabaikan. Ia galak, tapi selalu tahu kapan Maureen panik. Ia dingin, tapi diam-diam memastikan Maureen makan. Ia pedas, tapi justru membuat Maureen merasa aman. Masalahnya, Abraham bukan laki-laki yang seharusnya membuat Maureen berdebar. Dia dosen pembimbingnya. Di saat hubungan mereka mulai melewati batas yang tidak berani disebutkan, Rafa-ketum BEM Fakultas Teknik yang selama ini dekat dengan Maureen-mulai menyadari ada sesuatu yang Maureen sembunyikan. Lalu satu gosip kecil menyebar lebih cepat dari portal akademik yang error. Maureen dituduh mendapat kemudahan. Abraham terancam dibawa ke sidang kode etik. Dan semua orang mendadak merasa berhak menghakimi cerita yang bahkan belum mereka tahu sepenuhnya. Kini Maureen harus membuktikan satu hal, Tugas Akhirnya bukan hasil belas kasihan. Bukan hadiah dari siapa pun. Dan jelas bukan alasan untuk membuat perasaannya dianggap skandal murahan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Bukan Kisah Novel • Tamat
  • Not A Perfect Couple (New Version)
  • (UN)MONOTONOUS MARRIAGE
  • Slowly [✓]
  • As A Friend
  • Forced Marriage
  • Balada Suami Kaya
  • Semenjak Hari Itu

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines