𝐓𝐡𝐞 𝐁𝐥𝐨𝐨𝐝 𝐂𝐫𝐨𝐰𝐧|𝐒𝐞𝐚𝐬𝐨𝐧 𝟐|𝐌𝐚𝐫𝐤𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
Setelah segel Eiren yang tertanam dalam tubuhnya pecah, Haechan akhirnya kembali menjadi omega biasa. Kekuatan yang dahulu mengikat takdirnya dengan Eldoria telah lenyap, meninggalkan tubuh yang bebas-namun dengan harga yang tidak pernah ia pilih: seluruh ingatannya hilang tanpa sisa.
Ia tidak lagi mengenal istana tempat ia tinggal.
Tidak mengenal dunia yang pernah ia takuti.
Dan yang paling menyakitkan-
ia tidak mengenal seseorang yang pernah menjadi pusat dari hidupnya.
Mark.
Sebagai raja Eldoria, Mark mampu menaklukkan siapa pun yang berani menentangnya. Namun untuk pertama kalinya, ia menghadapi sesuatu yang tidak dapat ia kendalikan: hati seseorang yang telah melupakannya sepenuhnya.
Kini, di tengah Eldoria yang perlahan berubah-tidak lagi sepenuhnya gelap, namun juga belum sepenuhnya terang-Mark harus memulai kembali dari awal. Bukan sebagai seseorang yang dicintai, melainkan sebagai orang asing yang hanya bisa menunggu, menjaga, dan berharap.
Di sisi lain, Haechan mulai merasakan keganjilan dalam dirinya. Meski ingatannya kosong, hatinya seolah menyimpan sesuatu yang tidak dapat ia pahami. Ada rasa tenang setiap kali berada di dekat Mark, namun juga kebingungan yang tidak pernah hilang.
Di dunia yang tidak lagi sama, keduanya terikat oleh sesuatu yang lebih dalam dari ingatan-
sebuah ikatan yang telah melampaui logika, waktu, dan bahkan kehilangan itu sendiri.
Namun, ketika masa lalu mulai perlahan bangkit kembali, dan pihak lain menyadari bahwa Haechan kini telah kehilangan kekuatannya, ancaman baru pun muncul.
Kali ini, bukan hanya hati yang dipertaruhkan.
Melainkan kesempatan kedua...
yang mungkin tidak akan datang lagi.