We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bana Dibalik Aksara

Bana Dibalik Aksara

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 21, 2026
WpInfo
Poetry
Free Verse
[Rahmah Zahira] Sebuah karya bisa diciptakan oleh seseorang yang mau mencoba dan berusaha Satu kata, satu rasa. Satu halaman, penuh rasa. Sebuah pengungkapan perasaan melalui media visual berbentuk puitis Aksara di sini terlahir dari isi kepala penulis. Aksara di sini bebas menginspirasimu, dan kamu boleh membagikannya kembali. Namun, mohon hargai jemari yang merajutnya dengan menyertakan nama penulis. Jangan menyalin tanpa nama. Yuk, temenan diluar wattpad Tiktok : @z4rae.3 Instagram : @za3blue Berisik di kepala, tenang d itulisan... Majalengka, 21 Mei 2026 Selamat membaca~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • poem
  • My Wish
  • Semua Memukul (✅)
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • 365 HARI BERCINTA DENGAN PUISI
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • Rembulan Yang Sirna
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines