Tahun Kabisat (Season 2)

Tahun Kabisat (Season 2)

  • WpView
    LECTURAS 141
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 28
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 2, 2026
Kutukan Tahun Kabisat belum usai, Ray si roh kesepian kembali lagi membawa kematian pada manusia-manusia yang baginya layak dihukum. Pada manusia yang baginya tidak memiliki rasa kemanusian. Roh kesepian itu, adalah iblis bagi sebagian besar orang dan malaikat bagi beberapa orang yang pernah menderita sepertinya di masa hidupnya. "Hai, apakah Ray kembali bangkit?'' "Ya, dia bangkit kembali dan membawa kutukan yang jauh mengerikan dengan pola yang berbeda." "Berbeda?'' "Iya, polanya berbeda!" "Apa siswa kelas XI Bahasa-5 dari SMA Tarumanagara tidak berhasil menciptakan makna yang ia inginkan?'' "Tidak, karena makna yang mereka usaha ciptakan sudah cacat dari awal, makanya Ray kembali bangkit di tahun kabisat ini." Kenapa pola kutukannya berubah? Dan seperti apa polanya sekarang? Dan apakah sekelompok remaja kali ini akan berhasil menciptakan makna persahabatan yang Ray idam-idamkan? Atau justru, mereka juga tidak akan pernah bisa menciptakan makna sehingga kutukan akan terus berlanjut ke tahun kabisat selanjut-selanjutnya? Ingat, jangan sampai kamu sendirian! Star lagi : 21 Mei 2026
Todos los derechos reservados
Series

Tahun Kabisat (Seri)

  • Tahun Kabisat (New Version) -End-
    58 partes
  • 28 partes
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Daddy's Little Babby
  • Memori yang Hilang -TAMAT-
  • GHOSTING (Jossgawin, Joongdunk & Neo)
  • Tumbas Janji Lawas
  • I'm a Young God, Won't You Raise Me?
  • Raden Giri
  • UNIT KOSONG (TAMAT)
  • Dendam Kenanga
  • PERSUGIHAN
  • Kost Mama Cetar 2 ; Women and Their Problem's

Lyon Alfarizky, laki laki minim teman dan suka ngereog itu mati hanya karena mengomentari novel yang ia baca kemudian bertransmigasi ke dalam novel tersebut. "Anjir lah novel sampah, klise banget suer!" "Tuhan pengen sugar daddy! " "Gua ga paduli dah mau klise apa kagak, yang penting tolong keluarkan gua dari sini! " . . . . . . "Om, butuh anak ga guna gak? "

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido