YOUNGCHIS
Youngest Child Syndrome
Sangat cocok untuk mendeskripsikan seorang Enzo Kiano Astara. Si bungsu kesayangan keluarganya. Apalagi empat orang kakaknya. Bisa dibilang mereka ini bucin akutnya Kiano.
Bagi si sulung James, adik bungsunya hanya pria kecil yang senang mengexplore segala hal.
Di mata Julio, Kiano adalah adik yang harus diberi afeksi sebanyak mungkin.
Dari sudut pandang Marvin, adik kecilnya akan menjadi adik kecil sampai kapanpun.
Sedangkan bagi Seano, Kiano itu prioritas. Mereka memang kembar. Tapi baginya, Kiano adalah adik yang masih perlu di bimbing banyak hal, dimanja, ditemani main, dan dituruti semua kemauannya.
Kiano sendiri tidak pernah minta untuk diprioritaskan atau diperlakukan lebih. Tidak pernah meminta atau bahkan memaksa keinginannya untuk dituruti. Tapi insting anak bungsunya tidak bisa berbohong.
Tanpa sadar, dia sering merengek, sering minta diapresiasi, dan sering menunjukkan sisi manjanya. Lagi, dia tidak pandai menolak apapun yang diberikan para kakaknya. Dia juga punya sisi rebel yang malah menggemaskan di mata mereka.
Namun, semua punya sisi kelam. Begitupun mereka. Sebelum Kiano mengalami amnesia.