"siapa si kecil ini?" ujar Eza sambil menatap pria imut yang tengah berdiri di depannya. Mata pria imut itu berkedip dua kali sambil memiringkan kepalanya ke kiri sedikit bingung. Ia menatap Eza seakan bertanya-tanya siapa pria ini?
"Dia kakak gue." Sahut Felix melirik sekilas lalu kembali fokus ke dalam permainan gamenya.
"lo nggak bilang kalo lo punya kakak. " ujar Arka disebelah Felix.
"dia kakak tiri gue. cuma beda setahun. lagian dia itu gila. nggak usah peduliin dia. "
"Siapa nama lo? " tanya Eza pada pria itu.
Pria itu terdiam sejenak. Kedua tangannya terangkat di depan perut. Tangannya yang mengait satu sama lain tampak seperti ia sedikit gugup. pakaiannya yang kebesaran di tubuhnya terlihat imut. Dengan ragu ia menjawab dengan sedikit gugup. "Al... vin.. nama.. aku Alvin. "
...
Eza Kenzo Dirgantara. Anak tertua dari keluarga Dirgantara. Wajah tampan, kaya, pintar, sombong dan sangat populer di sekolahnya. Namun ia di kenal juga pembully dan juga playboy. Ia juga di cap sangat berbahaya. Dan meskipun Playboy, semua gadis di sekolahnya menyukainya.
Saat ia bermain ke rumah Felix-salah satu teman genknya, ia bertemu dengan Alvin-kakak tiri Felix. Pria imut dan juga polos. Sifat Alvin yang seperti anak kecil, dan semua orang sering memanggilnya gila. Namun bagi Eza, ini cukup menarik. Ia akhirnya mendapatkan mainan yang dapat membuatnya tidak bosan.
All Rights Reserved