STATIC : curse [RE-write]

STATIC : curse [RE-write]

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2026
Di hari terakhir setelah ujian kenaikan kelas, kehidupan normal SMA Negeri Bunga Bangsa berubah menjadi mimpi buruk ketika sebuah minuman misterius berisi parasit ungu menyebar di sekolah. Para siswa yang terinfeksi tidak berubah menjadi zombie, melainkan tetap sadar sebagai manusia-namun kepribadian mereka berbalik dan mereka memperoleh kekuatan bernama sihir kutukan. Revan Axel Aditya, siswa kelas 1 yang dikenal sempurna dan dikagumi banyak orang, terjebak di dalam sekolah yang telah dikarantina dari dunia luar. Bersama Pak Lathif, Zuuya, Shavvyna, dan Vivian-siswi dingin yang mengetahui banyak tentang sihir kutukan-Revan harus bertahan hidup di tengah sekolah yang dipenuhi para terinfeksi dengan kemampuan berbahaya. Di balik wabah parasit itu, tersembunyi rahasia tentang sihir, manusia, dan sesuatu yang perlahan mengubah dunia sejak tiga tahun lalu.
All Rights Reserved
#5
virus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZemljaSpéir: The Awakening Of The Craft
  • Force to Marry the Devil
  • Help, I'm a Zombie!
  • Charulekha:  Vidhi Parivartaka
  • SWITCH
  • Honzuki No Gekokujo Fanfic (After Story)
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • RETAKAN DIMENSI YANG MENGUBAH MASA DEPAN NARUTO DAN SASUKE
  • Sebiru Langit
  • The Character Who Was Meant to Die

Takdir tak pernah memilih orang yang tepat. Rowan lahir di ujung dunia, di sebuah desa kecil yang bahkan tidak tercantum di peta kerajaan. Ketika anak-anak lain mengangkat kepala dengan bangga karena Takdir mereka yang bersinar terang, Rowan hanya bisa menunduk-karena miliknya redup, dan tidak berarti. Sebuah takdir yang bahkan dunia sebut sebagai "kesalahan." Ia tumbuh dengan ejekan. Dengan pandangan iba. Dengan luka-luka yang tidak selalu terlihat di permukaan. Tapi Rowan belajar. Ia mengamati, mendengarkan, dan mencatat. Ia mulai melihat celah di antara hukum-hukum sihir yang dianggap mutlak. Ia belajar bukan untuk menjadi kuat, tapi untuk bertahan. Sampai akhirnya ia tahu-bahwa kelemahan yang diwariskan padanya bukanlah akhir, tapi fondasi dari sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Sendiri, di dalam kegelapan, Rowan membangun jalannya sendiri. Hanya dengan satu keyakinan: jika dunia menolaknya, maka ia akan memutar balikkan keadaan nya dengan merubah tatanan dunia ini. Namun dunia tidak suka diubah. Dan mereka yang berjalan terlalu jauh dari garis yang sudah ditetapkan... akan diburu. Apa yang akan terjadi jika seseorang yang diremehkan oleh segalanya, menemukan cara untuk melawan segalanya? Rowan akan menjawabnya. Dengan tekad, dengan kemampuan, meski itu akan menimbulkan kehancuran

More details
WpActionLinkContent Guidelines