Siapa sangka, cinta sejati justru datang dari orang yang paling dibenci, paling bikin malu, dan dianggap paling tidak masuk akal di seluruh sekolah?
Kaira Anindya-gadis cantik, pintar, sopan, selalu rapi dan tertib-selalu punya gambaran jelas tentang sosok pasangan yang diinginkannya: tenang, sopan, tidak berisik, dan tahu cara bersikap di mana saja. Sosok yang jauh, sangat jauh, dari Arkan Mahendra.
Arkan adalah legenda tersendiri di sekolah ini. Bukan karena kepintaran atau kekayaannya, melainkan karena kelakuannya yang dianggap gila oleh semua orang. Berisik, tidak bisa diam, suka bikin keributan, tidak tahu malu, dan kalau sudah menyukai seseorang, tidak ada yang bisa menghentikannya-bahkan penolakan berkali-kali sekalipun.
Pertemuan pertama mereka saja sudah cukup membuat Kaira ingin menghilang ditelan bumi. Baru sehari kenal, Arkan sudah berteriak sekuat tenaga di depan seluruh kelas bahwa dia akan memperjuangkan hati Kaira sampai akhir zaman. Sejak saat itu, hidup Kaira tidak pernah tenang lagi. Ke mana pun dia pergi, di situ pasti ada Arkan-membawa makanan kesukaan, menulis pesan-pesan konyol, mengantar pulang, bahkan rela dihukum atau menyakiti dirinya sendiri hanya demi melihatnya tersenyum sebentar.
Bagi Kaira, Arkan adalah gangguan terbesar yang pernah ada dalam hidupnya. Dia sudah menolak dengan berbagai cara, dari yang halus sampai yang paling menyakitkan sekalipun, tapi laki-laki itu seolah terbuat dari batu-selalu kembali dengan senyum lebar dan semangat yang tidak pernah padam.
seiring berjalannya waktu, ada hal-hal aneh yang mulai terjadi. Kaira mulai menyadari bahwa Arkan mengingat semua hal kecil tentang dirinya.
Perlahan, rasa kesel itu mulai bercampur dengan rasa lain yang tidak bisa dia jelaskan. Apakah semua kegilaan, kelakuan aneh, dan perhatian berlebihan arkan berhasil membuat kaira luluh atau sebaliknya ?
All Rights Reserved