serambi pesantren

serambi pesantren

  • WpView
    GELESEN 27
  • WpVote
    Stimmen 1
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Juni 6, 2026
WpInfo
Belletristik
Romantik
Romantische Komödie
Slow Burn
Kepulangan Azzam Rasyid ke Pondok Pesantren Darussalam mulai mengubah banyak hal. Lelaki yang dulu dikenal dingin dan sulit didekati itu tiba-tiba kembali setelah bertahun-tahun pergi, lalu langsung dipercaya mengajar kelas Alfiyah Ibnu Malik. Dan entah kenapa... sejak hari pertama, Naira Zahwa merasa ada sesuatu yang disembunyikan semua orang darinya. Tentang sikap Abah. Tentang kepulangan Azzam yang terlalu mendadak. Dan tentang cara lelaki itu memandang pondok ini... seolah beliau tidak pernah benar-benar pergi. Awalnya Naira mengira hidupnya akan tetap berjalan seperti biasa. Sampai perlahan, satu per satu rahasia mulai terbuka. Dan saat semuanya akhirnya terungkap- hidup Naira tidak akan pernah sama lagi.
Alle Rechte vorbehalten
#241
santri
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status [END]
  • Nakula
  • Nala dan Mas Juragan
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Kembang Desa
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien