Just a little Souvenir

Just a little Souvenir

  • WpView
    Reads 221
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 24, 2026
​"Cukup, Jennie! Stop memikirkan dirimu sendiri!" bentak Lisa, suaranya naik satu oktav, memecah keheningan. Napasnya memburu, matanya memerah menahan badai emosi dan kekecewaan yang teramat dalam. "Kamu sadar nggak, sih, apa yang udah kamu lakuin? Kamu egois!" ​Jennie membeku. Seluruh keangkuhan dan topeng ketenangan yang ia bangun bertahun-tahun runtuh seketika melihat kilat amarah di mata Lisa. Setitik air mata lolos begitu saja melewati pipinya. ​"Lisa, aku..." Jennie melangkah maju dengan tangan yang gemetar, mencoba menggapai lengan Lisa, namun wanita jangkung itu langsung mundur menghindar. ​"Aku minta maaf, Lisa... Aku minta maaf," bisik Jennie, suaranya parau dan tercekik oleh rasa bersalah yang akhirnya pecah. "Aku cuma... aku nggak punya pilihan lain waktu itu." ​Lisa tertawa hambar, sebuah tawa yang terdengar sangat menyakitkan. "Nggak punya pilihan, atau kamu yang sengaja menutup mata dari semua kehancuran ini?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Last Hope - Cawooz
  • I'm Not Just a Figuran
  • Same, But Not
  • The Servant [James Harem]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Love me or die
  • Garwo
  • Jodoh Pilihan Mama
  • Justine
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN

Setelah menikah dengan seorang Janelle Claire Dervaine, perempuan yang didambakan banyak orang, Cassie pikir ia setidaknya akan merasakan pernikahan yang manis bak film-film romantis. Nyatanya hidupnya lebih pahit dan menyedihkan. Tujuh tahun masa pernikahan, ia harus mengorbankan diri mematuhi seorang Jane yang hidupnya selalu didasarkan pada keteraturan. Mengorbankan buah hati yang seharusnya terlahir demi motif egois berupa menjaga harmoni keluarga. Sampai ia berakhir mati. Semuanya demi dan karena Jane, semata. Orang yang sampai ia menutup matapun tidak pernah sekalipun peduli. Menghadapi kehidupan yang terulang kembali, Cassie memutuskan untuk menjauhi sumber dari segala rasa kecewa dan keputusasaannya dalam menjalani hidup. Tetapi ternyata semua itu tak semudah diucap dimulut. Lantaran Jane tiba-tiba berubah. Bisakah Cassie tetap mempertahankan prinsipnya, menjauhi Jane? Simak ceritanya. ... WARNING! - Cerita mengandung unsur LGBT/GXG - Hanya Fanfic! - Alur lambat/Slow burn - 18+ (This story contains high-tension conflicts, toxic arguments, psychological stress, and dark themes that may be triggering or uncomfortable for some readers. Please read with caution and wisdom) ... Start: 06/04/2026 Finish: - ⚠︎ Don't Copy My Flow

More details
WpActionLinkContent Guidelines