We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Re:Debut

Re:Debut

  • WpView
    Reads 416
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Isekai and Reincarnation
Li Jun Adalah pekerja keras. Sifatnya itu membuatnya percaya bahwa tidak ada yang mustahil di dunia selama dirinya berusaha. Namun akhirnya ada satu hal mustahil yang berhasil dia temukan. Bersaing sebagai idola dengan dirinya sendiri yang sudah tujuh tahun berkarir dengan identitas tanpa latar belakang seorang idola. Dan itu, hanya dalam empat puluh dua hari. Melangkahlah! Untukmu yang ingin jadi idola. Mulailah langkah pertamamu sebelum terlambat! Syarat penyelesaian: Bergabung dengan acara survival 'Newstart'
All Rights Reserved
#38
survivalshow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Unwritten Lady
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • The Duke's Red String
  • A Family of Villains
  • Sin of The Villainess
  • Shaenette: Skenario Kedua
  • The Reborn Mama (END)
  • Just let me live, Duke!
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines