You Were Never in My Plan

You Were Never in My Plan

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 1 hour ago
Dua manusia. Dua dunia yang sangat berbeda. Satu perjalanan yang mengubah segalanya. Freen adalah sosok wanita modern yang lahir dari keluarga kaya. Terbiasa hidup dalam kemewahan, kebebasan, dan segala sesuatu yang serba terencana, ia memutuskan melakukan perjalanan ke Yunani-sebuah perjalanan yang awalnya hanya menjadi pelarian dari rutinitas hidupnya yang terasa hampa. Di tempat penuh sejarah dan keindahan itu, takdir mempertemukannya dengan Becky, seorang gadis sederhana yang penuh semangat, energik, dan selalu memandang dunia dengan cara yang berbeda. Becky menjalani perjalanannya dengan tujuan yang jauh dari kemewahan; ia mencari arti hidup, pengalaman, dan kebahagiaan kecil yang sering terlewatkan oleh banyak orang. Dua tujuan berbeda. Dua jalan hidup yang bertolak belakang. Namun setiap langkah penjelajahan mereka perlahan membawa keduanya ke dalam cerita yang tak pernah mereka duga. Di tengah langit biru Yunani, lorong-lorong kota tua, dan lautan yang menyimpan ribuan kisah, Freen dan Becky mulai saling mengenal. Perbedaan sudut pandang, cara berpikir, prinsip hidup, hingga latar belakang mereka sering kali menimbulkan benturan. Tetapi justru dari perbedaan itulah tumbuh rasa yang semakin sulit diabaikan. Ketika cinta akhirnya datang, perjalanan mereka tidak berhenti pada kata "bahagia selamanya". Mereka memilih melangkah lebih jauh: menikah, lalu belajar membangun cinta setelah pernikahan-karena mereka sadar, jatuh cinta itu mudah, tetapi mempertahankan dan menumbuhkan cinta adalah perjalanan yang sesungguhnya. Sebab terkadang, rumah bukanlah tempat. Rumah adalah seseorang yang membuatmu ingin pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • I Love You Mantan
  • Perihal Kita [Freenbecky]
  • Lysander Lowell De Villiers
  • A BROKEN MAN WHO RELUCTANT TO TURN AWAY
  • ELION (bl)
  • The Antagonis Hates Socializing [End]
  • (3) THRONE
  • Queen Of Disaster
  • Akhir dari kita

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines