More than FRIEND

More than FRIEND

  • WpView
    Reads 518
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2026
Tulisan di cerita ini super eksplisit, mengandung makian dan sumpah serapah. Tolong kesadaran nya, Tulisan ini akan di take down. Jadi nikmati selagi bisa. update tiap hari abis lebaran.
All Rights Reserved
#45
jossgawin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Close For Eye [WinnySatang]
  • Limitless [DewTee]
  • [SKYNANI] Mawar Untuk Renjana [END]
  • Orbiting You [DewTee]
  • The Last Hoping [DewTee]
  • NO WORRIES
  • SADRAH [POV Nani] [DewTee]
  • Triangular : Theory of Love
  • Tee dan dunianya
  • The Forbidden Soulmate (DewTee)

"Maafkan aku," bisik Winny dengan suara bergetar menahan tangisan yang menyumbat tenggorokannya. "Aku sadar sepenuhnya bahwa aku telah gagal menjadi suami dan ayah yang baik. Keputusan untuk berpisah jalan ini mungkin memang jalan keluar terbaik dari semuanya. Kamu dan Ruay berhak mendapatkan kehidupan yang jauh lebih tenang dan bahagia di luar sana." Satang meraih pena bertinta emas yang tergeletak pasrah di samping kertas draf perceraian. Tangannya masih gemetar hebat saat ia membuka tutup pena mahal tersebut secara perlahan. Ia menarik napas dalam-dalam mencoba mengumpulkan seluruh sisa keberaniannya malam ini. Ujung tajam pena itu akhirnya menyentuh perlahan kolom tanda tangan di atas kertas putih. Langkah kaki berukuran kecil terdengar sangat pelan dari arah tangga kayu di lantai dua. Suara gesekan lembut kaus kaki anak-anak itu memecah ketegangan pekat di ruang tengah. Winny dan Satang serentak menolehkan kepala mereka ke arah sumber suara tersebut. Di anak tangga terbawah berdiri Ruay mengenakan setelan piyama beruang kesayangannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines