Descartes's Masterpiece

Descartes's Masterpiece

  • WpView
    LECTURAS 425
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 22, 2026
WpInfo
Fanfic
BTS
Universo Paralelo (AU)
Banda y Grupo
Terror
[ON GOING] KOOKMIN "Cogito ergo sum. (I think, therefore I am.)" - Rene Descartes Terlampau dekat, tapi tidak tersentuh. Terlalu jauh, tapi tetap terlihat. Deskripsi ini menggambarkan situasi Jeongguk yang terlalu nyaman dengan pikirannya sendiri. Terlampau banyak pertanyaan bersarang di dalam otaknya soal alam semesta tapi tidak seorang pun datang menawarkan jawaban. Tidak keluarganya, tidak Jimin, tidak Sang Maha Kuasa pula. Ia bangun dengan semua kenangan hidup masa lalunya yang tidak terjamah. Melampaui zaman, menembus konsep ruang dan waktu. Cukup satu tujuannya di dunia, yang ia ketahui. Menemukan Jimin dan melebur bersama dengannya. Tapi dimana ia bisa menemukan Jimin? Di suatu sudut kota? Di seluruh penjuru dunia? Rasanya tidak. Jimin hidup. Di suatu tempat yang belum ia jamah. Tapi Jeongguk yakin seratus persen bahwa Jimin hidup di dalam dirinya. Sebagai sebuah hal, sesuatu yang lain. Tidak lahir secara harfiah tapi diciptakan. Ia dipelihara pikiran dan senantiasa menemani. Jadi akankah ia bertemu dengan Jimin? Jika tidak sekarang, mungkinkah nanti? Ref: Kerajaan Medang, konsep dualisme Descartes, Kekaisaran Romawi Kuno
Todos los derechos reservados
#40
psychologycal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • PREGNANT (DewTee)
  • Rewriting The Villain (END)
  • Forgive Me | FreenBecky [END]
  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Journey
  • Love me or die

Apa jadinya jika Dew Jirawat seorang ketua geng motor sekaligus kapten basket yang paling ditakuti seantero sekolah tiba-tiba terbangun dikamar hotel bersama seorang siswa culun? Siswa culun itu adalah Tee, tidak ada yang spesial, hanya anak kutu buku dengan kaca mata dan tentu saja buku-buku kesayangannya itu. "Gue mint-" "Aku gak akan bilang siapa-siapa kok," potong Tee. "Gu-" "Aku permisi dulu," Tee pergi begitu saja setelah selesai memakai pakaiannya kembali, membuat Dew kebingungan. ... "Lo hamil? Lo hamil anak gua?" Tanya Dew menggenggam erat pergelangan tangan Tee Agara cowok itu tidak kabur. "L-lepas... Sakit," "Jawab dulu," kata Dew. Tee tidak berani menatap Dew, dia hanya bisa menunduk sambil berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Dew.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido