CEO's Favorite Distraction

CEO's Favorite Distraction

  • WpView
    Reads 1,713
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, May 23, 2026
WpInfo
Fanfic
One shot
Famous Figure: Actor
LGBTQIA+
Gay
Couple yang lagi hype dan kebetulan aku suka. +++ Lu Sitong atau biasa dipanggil Elio cuma mau menyelesaikan internship dengan damai. Tapi takdir malah menjerumuskannya ke dunia penuh tatapan mencuri, godaan licik, dan... seorang CEO yang terlalu tampan untuk diabaikan. Sun Zheng (Ayden), pria dengan reputasi playboy papan atas, tiba-tiba berhenti menggoda semua wanita di sekitarnya-kecuali satu: intern polos yang senyumnya bisa menjatuhkan pertahanannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Price Of Leaving You (AYDENxELIO)
  • I Lost My CEO Again
  • Depend On You [BL]✓
  • The Second Time I Choose You [AYLIO]
  • HIDDEN AROMA (Aylio)
  • TAMAT - Love Written in Revenge (Ayden x Elio)
  • Obsession [Aylio]
  • EYE to EYE | BXB
  • NEO ECLIPSE - Rahasia Darah Kuno [AyLio / ZhengTong]
  • Obsession, Insanity & Destiny ◇ AYLIO

Elio memilih meninggalkan Ayden demi sebuah pernikahan dengan wanita yang setara dengannya. Ia menukar kehangatan pelukan di flat sempit dengan dinginnya kemewahan, hanya untuk menyadari bahwa takdir memiliki selera humor yang kejam ketika akhirnya yang ia anggap sebagai jaminan hidup harus runtuh. Bertahun-tahun berlalu, di bawah gemerlap lampu klub malam, Ayden menemukan kembali sosok yang selama ini menjadi masa lalu paling manis sekaligus paling menyakitkan dalam ingatannya. Elio kini berdiri di hadapannya. Begitu pucat dengan senyum yang dipaksakan dan mata yang telah kehilangan seluruh bintangnya, sebuah kehampaan yang lebih mengerikan daripada penolakan kasar di masa lalu. Ketika Elio mengulurkan tangan meminta uang tanpa sedikit pun sisa harga diri atau penjelasan atas luka lama, Ayden tidak menawarkan kasih sayang, melainkan sebuah pernikahan yang dibungkus racun balas dendam. Ia menerima pria itu bukan sebagai kekasih yang pulang, tetapi sebagai tawanan masa lalu yang harus dihukum. Setiap sentuhan kini dibayar dengan lembaran uang seperti cap transaksi bisnis, sementara kehadiran perempuan lain di rumah itu menjadi saksi bisu bahwa cinta mereka telah berubah menjadi barang dagangan yang murahan. Mereka terperangkap dalam ilusi bahwa cinta itu telah mati saat pertama kali dijual, membiarkan dua jiwa yang sebenarnya masih saling mengenali tenggelam bersama-sama dalam lautan transaksi yang dingin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines