SILENT LOVE [GXG]

SILENT LOVE [GXG]

  • WpView
    Reads 1,294
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 2, 2026
Lana hanya ingin menjalani masa kuliahnya dengan tenang. Namun semuanya berubah sejak ia melihat Aira, mahasiswi silat yang kuat, dingin, dan sulit ditebak. Dari tatapan-tatapan diam, perasaan yang tumbuh perlahan, hingga masa lalu yang kembali datang mengusik, keduanya harus belajar bahwa mencintai seseorang berarti berani menghadapi ketakutan terdalam mereka. Karena terkadang, orang yang paling sulit dicintai justru menjadi tempat pulang yang paling hangat. "Tak ada batas dalam berkarya, wujudkan keliaran imajinasimu menjadi nyata"-Author
All Rights Reserved
#374
girllove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanpa Kata
  • UNEXPECTED LOVE
  • Di Seberang Jendela Senja
  • HIDING
  • Denah Menuju Kamu - WLW GxG GL Girls Love
  • DIPLOMASI BATAGOR
  • Di balik Cahaya Sorot
  • PULANG.
  • FAILED IN LOVE ???
  • Trouble in You

"Vean? Kamu Vean kan?" Seseorang memegang lenganku dan menariknya pelan "iya, siapa ya?" Ku balikan tubuhku untuk melihat siapa orang yang mengenaliku di daerah yang terpencil dan sangat jauh ini. Seorang wanita bertumbuh tinggi, langsing, berambut panjang, berkulit putih dan bermata sipit khas suku chinese tersenyum cantik kearahku, ekspresi senangnya tidak mampu mengalahkan tatapan teduh dari wajahnya, aku sepertinya mengenalinya tapi entahlah di mana. Belum sempat dia menjawabku, terdengar panggilan dari pembawa acara di lapangan balai desa. "selamat datang untuk dokter Frian, silahkan maju ke depan dok, berikan tepuk tangan untuk dokter Frian yang akan memberikan penyuluhan hari ini" "nanti jangan langsung pulang, tunggu aku selesai ya" Wanita itu berbicara lembut kearahku, aku hanya mengangguk saja. Aku masih melamun mengingat siapa Frian. Tiba-tiba otakku menemukan nama itu, Frian dia satu angkatan denganku pada saat SMA, si jenius yang terlalu sempurna cantik, baik, sederhana, anak orang kaya, dikagumi satu sekolah, incaran semua teman laki-lakiku tidak ada kurangnya, Terlalu sempurna bahkan. Tapi entah kenapa aku selalu merasa tidak enak setiap berpapasan dengannya, mungkin aku merasa rendah diri dan terintimidasi dengan kehadirannya, kami tidak pernah bertegur sapa aku bahkan merasa heran dia masih mengenaliku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines