USAI
  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2026
Di usia 25 tahun, hidup Adera Maheswari terlihat biasa saja-pekerjaan freelance yang tidak menentu, hubungan asmara yang kandas, dan tekanan keluarga yang perlahan membuatnya kehilangan arah. Di tengah quarter-life crisis yang menghimpit, Adera memutuskan menerima proyek dokumentasi budaya keliling Indonesia. Perjalanan itu mempertemukannya dengan Arka Pradipta, seorang fotografer dokumenter yang terkenal dingin dan sulit ditebak. Bersama, mereka menjelajahi desa-desa, tradisi lokal, hingga kisah manusia yang perlahan mengubah cara pandang mereka tentang cinta, luka, kehilangan, dan arti pulang. Namun di balik perjalanan itu, masing-masing menyimpan luka batin yang belum selesai. Adera harus belajar menerima dirinya sendiri. Arka harus belajar membuka hati. Dan keduanya harus memilih: Apakah cinta cukup untuk menyembuhkan manusia?
All Rights Reserved
#245
dramakehidupan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • 𝐓𝐞𝐦𝐞𝐧?
  • Secret Relationship
  • Target Si Supir
  • Green Light, Red Rush.
  • Auto Save!
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • ELION (bl)
  • ELIAN

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines