Ngeracik Tears

Ngeracik Tears

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 23, 2026
Jingga, mahasiswi manajemen yang tampil sempurna namun menyimpan luka. Arya, mahasiswa arsitek yang stoik memahami bahwa tidak semua hal perlu dijelaskan untuk bisa dimengerti. Pertemuan mereka di sebuah kantin kampus menjadi awal dari hubungan yang perlahan berkembang melalui seduhan teh. Bersama, mereka membangun Glass House. Sebuah ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai tea house, tetapi juga sebagai tempat untuk meracik rasa pahit, dan kesedihan menjadi sesuatu yang dapat diterima. Namun perjalanan mereka tidak berjalan mulus. Tekanan finansial, tuntutan akademik, konflik personal dan realitas dunia urban memaksa mereka untuk terus berjuang hingga hubungan mereka perlahan mulai retak. Apakah mereka berdua mampu untuk menghadapinya? -+-+-+-+-+ Genre utama : Metropop, Slice of Life, Gourmet © 2026 MRIDHOSAD
All Rights Reserved
#1
tea
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Where They All Look At [ END ]
  • Kesayangan Mas Juragan!
  • Hot girl
  • R É G A L I S
  • Kembang Desa
  • SECOND TASTE
  • NINGRUM
  • Almost Married (END)
  • The Imperfect Señorita
  • Nala dan Mas Juragan

Liora Kairen Elvaris hanyalah seorang gadis biasa dari dunia nyata yang menghabiskan waktunya menyelami barisan kata dalam novel populer, We Love You Anantasya. Hingga sebuah tragedi mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba, dan ia terbangun di semesta yang sama persis dengan buku yang pernah ia baca. ​Namun, takdir sedang bermain gila. ​Ia bukan Anantasya, sang protagonis yang dicintai semesta. Ia bahkan bukan karakter pendukung yang memiliki dialog. Liora hanyalah sebuah anomali-seorang figuran tanpa nama yang seharusnya menjadi latar belakang yang terlupakan dan terkubur oleh hiruk-pikuk alur cerita. ​Seharusnya, ia tetap menjadi bayangan. Tapi Liora memiliki senjata yang tidak dimiliki siapa pun: ia tahu setiap rahasia yang terkubur, ia tahu akhir dari setiap napas karakter, dan ia tahu takdir kejam yang sudah tertulis di atas kertas ​Dengan pengetahuan itu, Liora mulai melangkah. Ia menyusup ke dalam lingkaran Obsidian Order, geng motor paling berbahaya dan berpengaruh yang dipimpin oleh lima pemuda dengan jiwa yang rusak. ​Mereka dingin. Tajam. Pendiam. Berbahaya. Dan mustahil untuk didekati. ​Namun, kehadiran Liora yang tidak terduga perlahan mulai meretakkan tembok pertahanan mereka. Sesuatu yang seharusnya kaku, mulai berubah. Sesuatu yang seharusnya tidak pernah ada dalam naskah asli, kini tumbuh menjadi obsesi. Satu per satu, mata-mata yang semula menatap Anantasya, mulai beralih menatapnya. ​Bukan karena tuntutan alur cerita. Bukan karena paksaan takdir. Melainkan karena magnet asing yang bahkan tidak bisa mereka mengerti. ​Di dunia di mana Anantasya seharusnya menjadi matahari, kini semua orang mulai menyadari satu hal yang mutlak: Pusat dari semesta ini telah berpindah. ​Dan semua mata kini hanya tertuju pada satu arah. Ke arahnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines