IBU
  • WpView
    Dibaca 1,687
  • WpVote
    Vote 59
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadLengkap Min, Mei 31, 2015
WpInfo
Fiksi
Romansa
#STORY SEORANG pria muda melamar posisi manajerial di perusahaan besar. Dia lulus wawancara pertama, dan sekarang akan bertemu dengan sang direktur perusahaan untuk wawancara akhir. Direktur melihat CV prestasi akademik si pemuda yang hebat. Ia bertanya, “Apakah kau mendapatkan semua beasiswa di sekolah?” “Tidak,” jawab si pemuda. “Apakah ayahmu yang membiayai sekolahmu?” “Ayah saya meninggal ketika saya berusia satu tahun. Ibu saya yang membanting tulang mencari biaya untuk sekolah saya,” si pemuda menjawab. “Apa pekerjaan ibumu?” “Ibu saya bekerja sebagai pencuci pakaian.” Sang direktur meminta si pemuda untuk menunjukkan tangannya. Pemuda itu menunjukkan sepasang tangan yang halus dan lembut. “Apa kau pernah membantu ibumu mencuci pakaian sebelumnya?” “Tidak pernah. Ibu saya selalu ingin menyuruh saya belajar dan membaca. Selain itu, ibu saya dapat mencuci pakaian lebih cepat daripada saya.”
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#694
surga
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • Become Baby Boy✓
  • The Apple of my Eyes(Tamat)
  • THE BANKE [THE END]
  • Aku Dia Berbeda [END]
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • 🌹Baby Zu🌹(END)

Anggun masih ingat, bagaimana hari itu Rangga dan keluarga mengusir dirinya yang tengah berbadan dua. Di usianya yang baru lulus SMA, Anggun menghentikan mimpinya demi bayi yang dikandungnya. ••••• "Kak Angga aku hamil..." "Terus?!" Anggun terdiam mendengar jawaban kakaknya yang ketus. "Kamu tahu kan aku sudah punya tunangan! Please...ngerti dikit lahh!" "Terus aku harus gimana?" "Gugurin! Dan jangan sampai ayah, mama atau siapapun tahu soal hal ini!" Malam itu Anggun memilih jujur pada orang tua angkatnya kejadian yang sebenarnya. Sayangnya mereka tidak percaya dan malah mengusir Anggun karena percaya dengan semua ucapan Rangga. (Tentang ikhlas berkelas, sabar tak berbatas, pengorbanan dan penerimaan )

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan