We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
The Fine Line [END]

The Fine Line [END]

Season 1
  • WpView
    Reads 1,659
  • WpVote
    Votes 642
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadComplete Thu, Aug 13, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
[Book 1] Line Series [TERSEDIA VERSI CETAK] __________________________ The Fine Line Garis tipis yang memisahkan antara kedekatan dengan kejelasan dalam sebuah hubungan. Seringkali sebuah kedekatan yang tercipta di antara dua insan terjadi karena adanya ketertarikan dan kenyamanan satu sama lain. Namun, apa artinya dari sebuah ketertarikan dan kenyamanan itu di saat keduanya hanya berjalan tanpa sebuah ikatan? Berjalan beriringan tetapi tidak sepenuhnya memiliki. Saling menjaga perasaan tetapi tidak pernah ada kata komitmen yang terucap dari satu sama lain. Saling mengisi kekosongan tetapi tidak sepenuhnya terasa penuh. Selalu ada garis tipis yang terasa tidak layak untuk dilewati, karena tidak pernah terikat atas nama status. Lalu, apa nama hubungan yang cocok untuk kondisi tersebut? 11/6/26 : Rank 1 🥇 Selflove Start: 28/5/26 End: [ON GOING]
All Rights Reserved
#3
siswa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Silent Traces by the Sea
  • Clause of Us
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • ONESHOOT 21+
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+]
  • GARWO KINASIH SANG DALANG
  • Círculo del Destino
  • Love For Rent (Antagonist Love Story)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines