- "Putusnya Besok Aja" > "Kita putus aja." "Besok ya." "Kenapa besok?" "Aku ngantuk." Sridevi Almeera Hadikusuma gak pernah ngerti kenapa cowok seterkenal Afan Mahendra Wijaya bisa betah sama dia. Padahal: dia berisik suka ngelawak gak jelas hobi bikin malu orang tukang tidur dan kadang tingkahnya lebih cocok masuk grup bapak-bapak Facebook daripada anak konglomerat 😭 Sementara Afan? Cowok dingin, populer, tajir, pintar, perfect di mata semua orang. Orang-orang sampai mikir: > "Afan kena pelet apa gimana?" Apalagi setiap Sridevi bikin ulah, Afan bukannya ilfeel malah ketawa sambil bilang: > "Lucu." Hubungan mereka juga gak pernah normal. Ngambek karena mimpi. Cemburu sama karakter game. Marahan gara-gara dibales "oh". Ancaman putus tiap minggu. Balikannya tiap sejam. Tapi anehnya... di balik hubungan paling absurd itu, Afan selalu jadi orang pertama yang sadar kalau Sridevi lagi capek. Dan Sridevi selalu jadi satu-satunya orang yang bisa bikin Afan- cowok paling cuek satu sekolah- berubah jadi kulkas rusak 😭 Sampai suatu hari... Semua orang mulai sadar. Kalau cewek paling plenga-plengo itu ternyata jauh lebih rapuh dari yang mereka kira. Dan cowok paling tenang itu... ternyata paling hancur kalau Sridevi kenapa-kenapa.
More details