temen? [GINSOU]

temen? [GINSOU]

  • WpView
    LECTURAS 107
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jun 22, 2026
"WOI GIN BALIKIN TEMPE MENDOAN GUA ANJENG" "MINTA DIKIT SOU" "DIKIT DARI MANA, ITU LU BAWA SEMUA NYAA" "EHEHE" .. cerita ini mungkin akan seperti 'friend's to lovers'? entah lah, aku juga gatau. dan beberapa alur juga aku ambil dari kisah nyata. kisah nyata author nya, awokawok. iya guys aku ambil dari kisah nyata diri ku sendiri, soalnya author satu ini sering banget kena writing block, ueue. -GINSOU -homophobic ⚠️ cr: my kisah (anjay)
Todos los derechos reservados
#68
ginsou
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • After the Fall
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Trouble Maker
  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Target Si Supir
  • Your Auntie
  • Auto Save!
  • ELION (bl)
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido