Kodingan Error di Warkop Maxmur

Kodingan Error di Warkop Maxmur

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
Romantic Comedy
College and University
Bagi clarin, Warkop Maxmur bukan sekadar tempat singgah. Sejak semester tiga-saat ia pertama kali menginjakkan kaki di jurusan Sistem dan Teknologi Informasi-meja pojok dekat colokan di warkop ini sudah menjadi saksi bisu perjuangannya. Dari zaman belajar algoritma dasar hingga kini di semester akhir menghadapi deadline proyek aplikasi yang menyiksa. Di warkop yang penuh pendar lampu kuning hangat itu, ada satu sosok yang konstan menemani perjalanannya: Muhammad Tio Angkasa Raharja. Mas-mas penjaga warkop berkemeja flanel itu tidak paham apa itu JavaScript atau coding. Namun, selama bertahun-tahun, Tio selalu tahu kapan harus mengantarkan es kopi susu racikannya atau sekadar memberi ruang saat clarin sedang frustrasi menatap layar laptop yang error. Hubungan tanpa status yang nyaman itu mendadak goyah di tahun terakhir kuliah clarin. Ketika dunia nyata mulai menuntut kejelasan masa depan, clarin menyadari satu hal: logikanya yang kaku kini harus berhadapan dengan perasaan yang sudah ia simpan rapi sejak semester tiga untuk sang penjaga warkop.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • The Last Yes!
  • Under The Authority Of Senopati
  • Círculo del Destino
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Become The Antagonist's Secretary
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • Night Calls

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines