Blueprint of Us

Blueprint of Us

  • WpView
    Reads 130
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2026
"Tugas interior itu melengkapi arsitektur, bukan menimbunnya dengan barang-barang tidak perlu karena desainer-nya terlalu emosional." - Wisnu, Arsitek Utama. "Dan tugas seorang arsitek itu memikirkan kenyamanan manusia yang tinggal di dalamnya, Nu. Bukan cuma mikirin beton kaku sampai lupa kalau yang tinggal di sana itu manusia punya perasaan, bukan robot!" - Rosa, Desainer Interior. Bagi Rosa, perceraiannya dua tahun lalu dengan Wisnu adalah sebuah final revisi dari hubungan mereka yang gagal total. Sebagai seorang desainer interior yang ekspresif dan penuh warna, Rosa sadar dia tidak akan pernah bisa menyatu dengan Wisnu-seorang arsitek genius yang sedingin es, kaku, dan kalkulatif. Mereka terbukti gagal membangun "rumah" tangga bersama. Namun, semesta tampaknya sedang hobi bercanda. Sebuah proyek penthouse mewah bernilai miliaran mempertemukan mereka kembali di satu meja rapat. Wisnu ditunjuk sebagai arsitek utama yang merancang fondasi bangunan, sementara Rosa adalah desainer yang bertanggung jawab mempercantik bagian dalamnya. Profesionalitas mereka diuji habis-habisan saat ego masa lalu dan gengsi pekerjaan saling berbenturan di lapangan. Situasi yang sudah canggung itu semakin memanas dengan kehadiran Rangga, kontraktor lapangan muda yang supel, tinggi menjulang, dan sangat memahami Rosa. Berbeda dengan Wisnu yang irit bicara, Rangga adalah sosok green flag yang selalu ada, mendukung karier Rosa, dan tidak ragu menunjukkan ketertarikannya pada sang desainer interior. Melihat Rosa yang perlahan mulai membuka hati pada pria lain, dinding es di sekitar Wisnu mulai retak. Gengsi profesionalnya runtuh setiap kali melihat kedekatan Rosa dan Rangga di lokasi proyek. Apakah proyek ini akan menjadi kesempatan kedua bagi Wisnu dan Rosa untuk merekonstruksi hati mereka yang sempat hancur? Atau justru menjadi penegas bahwa cetak biru masa lalu mereka memang sudah tidak bisa diperbaiki lagi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Independent Woman
  • Heart Contract
  • Lie's✓
  • WILD RHYTHM [END]
  • Paths We Choose
  • DOUBLE J ✔️
  • Sebelum Lampu Kota Padam
  • Suits and Seduction 21+ - Juyeon & Giselle
  • Penguin; renjun ✔
  • The Lucky of the Unlucky Lady

Sepertinya hidup Rose akan lebih baik jika memiliki keluarga yang sesungguhnya. Tanpa orang tua bukan lagi masalah. Kalau cowok? Nggak guna juga, toh ia bisa mengatasi semua masalah hidup sendiri. Tapi beda persoalan kalau yang ia butuhkan adalah anak. Meskipun semua hal di dunia ini bisa ia atasi, tapi kalau mau anak ya tetap harus ada cowok. Rose nggak sebodoh itu untuk menyangkal. "Saya bersedia memberimu anak" "No status no relationship?" Kata Rose tersenyum sinis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines