KITAB RINDU JILID 1

KITAB RINDU JILID 1

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2026
Kitab Rindu Jilid 1 (Catatan Cinta Santri dan Santriwati di Pesantren Al-Hikmah). Di antara denting bedug subuh, derak papan tulis, dan barisan shaf yang tak pernah bersentuhan, ada rindu yang tumbuh diam-diam. Kitab Rindu Jilid 1 adalah kumpulan cerpen tentang cinta yang belajar menjaga. Tentang surat yang tak pernah dikirim, tatapan yang ditundukkan saat berpapasan di lorong asrama, dan doa-doa malam yang diam-diam menyebut nama yang sama. Bukan kisah cinta yang mengejar. Ini kisah tentang anak-anak pesantren yang memilih menahan, menyerahkan, dan percaya. Bahwa jika memang jodoh, Allah yang akan mempertemukan. Jika tidak, maka rindu ini cukup jadi ladang pahala. Di dalam buku ini kamu akan menemukan: - Cinta yang lahir dari satu halaqah ngaji, lalu dititipkan pada Allah. - Perjuangan menjaga hati di tengah usia yang sedang panas-panasnya merasa. - Dialog sunyi antara seorang santri dan Rabb-nya, tentang merelakan dan menunggu. Ditulis dengan bahasa yang jujur, puitis, dan penuh adab, antologi ini seperti membaca buku harian yang tak sengaja jatuh di musala. Pahit-manis, malu-malu, tapi terasa nyata. Untuk kamu yang pernah merasakan rindu tapi memilih diam. Untuk kamu yang percaya, cinta terbaik adalah yang disucikan oleh waktu dan batas. Kitab Rindu Jilid 1 - karena tidak semua kisah cinta harus selesai di dunia. Sebagian cukup indah untuk disimpan di surga.
All Rights Reserved
#14
kisahsantri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUMBUH WALAU TAK UTUH
  • Transmigrasi Gio
  • ILLEGIRL
  • My Heart For Him [ Hiatus ]
  • the protective myhusband
  •  Cerita pendek ( SUDAH TERBIT)
  • Remember Me (TERBIT)
  • Membunuh Diriku Sendiri ✔
  • Planet Terjauh 5 : New Sentinel [END]
  • Hutan Langit [cover dalam pembuatan]

"Apa jadinya jika rumah, yang seharusnya jadi tempat paling aman, justru jadi tempat pertama kau belajar kehilangan?" Tias harus belajar memahami arti kehilangan tanpa pernah benar-benar dipahami. Belajar menerima keadaan, meski berjalan di jalan yang sering tak dimengerti. Jiwanya memang tumbuh, tapi dengan hati yang bolong. Namun di balik luka dan kesendirian, ada keteguhan yang diam-diam bertunas. Ia pernah bilang, "Tak apa runtuh, asal tetap tumbuh." Apa yang membuat Tias terus bertahan? Akankah luka masa kecil membentuknya... atau justru menghancurkannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines