Arkais
  • WpView
    Reads 59,295
  • WpVote
    Votes 7,695
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 14 hours ago
WpInfo
Fiction
Social Themes
Growth and Self-Discovery
#Sicklit #Juhoon #Cortis Rifky Syailendra Adiguna tumbuh dengan segala kemewahan, tetapi tak pernah benar-benar menjadi pilihan di rumahnya. Di mata sang ibu, selalu ada anak lain yang lebih pantas dibanggakan. Sementara itu, kenakalannya terus menjadi alasan ayahnya kehilangan harapan. Hingga suatu hari, Richard menjatuhkan hukuman yang tak pernah dibayangkan Rifky, yaitu menanggalkan seluruh privilege dan memaksanya bekerja sebagai karyawan biasa di divisi gudang perusahaan milik keluarga. Di tempat yang dipenuhi peluh, omelan, dan orang-orang yang tak peduli pada nama belakangnya, Rifky harus memilih: tetap menjadi laki-laki yang selama ini ia kenal, atau menghadapi kenyataan bahwa mungkin, selama ini ia memang hidup dengan cara yang salah.
All Rights Reserved
#9
friendship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Radeya's Evanescence
  • BROTHERS
  • Goodbye Summer [Brothership]
  • Alvey Diansa [SEDANG DIREVISI]
  • Konstelasi Orion dan Cassius
  • Laut Kepada Langit [Brothership]
  • Halve Leven
  • IN
  • Family By Choice
  • Br(other)s !

Ada banyak hal yang membuat Radeya berkali-kali ingin menyerah. Menyudahi semuanya. Namun, di sela-sela hidup yang tak pernah benar-benar ramah, Tuhan sesekali menghadirkan kebahagiaan. Kebahagiaan itu bersifat sementara. Tapi cukup untuk membuat Radeya memilih bertahan. Radeya Abimana. Berbeda dengan empat saudaranya yang menyandang marga Wiradinata, namanya berhenti di dua kata. Katanya, Wiradinata memang tidak diperuntukkan baginya. "Kamu tanya, apa alasan saya benci kamu?" Senyum simpul pun terpatri. Ekspresinya bertolak belakang dengan kalimat yang ia ucapkan setelahnya. "Karena kamu nggak akan pernah punya masa depan." Radeya memang diberi kehidupan. Namun sejak awal, hidupnya tak pernah benar-benar diterima. "Radeya cuma pengen hidup, Mbak. Sebagaimana mestinya yang Tuhan beri untuk dia. Tapi kamu menghancurkan semuanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines