ne sayeon (Park JiminXbtsOt6)

ne sayeon (Park JiminXbtsOt6)

  • WpView
    Reads 988
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 19, 2026
"kau milikku jiminie" bisik seokjin. "kau hanya milikku park" bisik yoongi. "kau satu satunya istriku" bisik taehyung. "kau duniaku chagia" bisik hoseok. "kau cintaku park jimin" bisik namjoon. "kau adalah hidupku park jimin" bisik jungkook. ----- nama ku park jimin. aku seorang pemuda yang lahir didesa terpencil. jauh dari bisingnya ibu kota. bahkan melihat gedung rumah sakit besar saja aku belum pernah. tepat pada usiaku yang baru menginjak 15 tahun, orangtuaku meninggal karna kecelakaan saat akan berkunjung kerumah nenek dikota. setelah itu aku hidup sendiri didesa dengan bantuan nenek dan kakek. satu hari sebelum kakek meninggal menyusul nenek yang lebih dulu tiada, dia memberiku wasiat agar menikah dengan anak dari temannya dahulu. aku pikir hanya satu, tapi ternyata aku menikah dengan enam pria sekaligus. mereka bukan hanya kaya dan tampan, tapi juga dingin, datar dan juga keras kepala. sifat yang aku dapatkan sejak mengucap janji nikah dengan mereka. akankah semuanya akan berubah setelah kehadiran buah hati dianatara kami?
All Rights Reserved
#6
jimin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FALLIN
  • K K N  || Seventeen
  • Jaring Muslihat
  • OVERTURN - Hyunjin Centric
  • Pengkhianatan dan Kepemilikan
  • Hospital
  • In Another Life...? #Elaine/Echi
  • My Precious [COMPLETED]
  • Wish For 7 Years
  • jinga
FALLIN

"Iya kan, kak?! Sebego-begonya bang Reyhan , se enggak pekanya dia, Revano lebih bego dan gak peka, kak!" Keyra hanya mengangguk sabar sambil membuka satu persatu ikatan karet warna-warni di rambut Arsenio. Ulah Reyhan, pacarnya. Saat Arsenio kembali pulang dengan menangis jelek, Reyhan malah mengikat rambutnya dengan karet warna-warni itu, pengganti uang kembalian saat di warung tadi, katanya. "Pantes aja betah mereka sahabatan dari orok! Sama gitu bentukannya!" "Kamu juga masuk geng mereka, dek." "Nah, itu kak! gunanya gue ada diantara mereka itu buat penetral! Kalo mereka lagi goblok gue yang turun tangan!" Keyra mengangguk dengan sabar lagi. Arsenio masih betah berceloteh ketika Reyhan datang dengan bingkisan di tangannya. Hasil pesen makanan online yang baru saja dia ambil dari depan. Tak! "Akh! Aw!" Pekik Arsenio saat dia dengan sengaja menghentakkan kepalanya keatas meja kaca. "Bego," sahut Reyhan tanpa rasa kasihan. Bibir Arsenio melekung ke bawah, dia merasa tidak bisa lagi menerima hal-hal yang memojokkan dirinya. Jadi Arsenio berdiri sambil mengelap hidung dengan lengan bajunya. "Bodo, Abang juga bego! Arsen mau sendiri, mau ke kamar, mau move on!" Katanya sambil berjalan menghentak-hentakkan kaki. Reyhan hanya menghela nafas melihat tingkah adik kesayangannya itu. Sialan. Benar-benar sialan. Friendzone itu sialan! Revano Senata juga sialan! Masa selama hampir delapan belas tahun bersama Revano tidak merasakan apa-apa padanya?! Itu curang! Semesta curang!

More details
WpActionLinkContent Guidelines