Change A Terrible Fate

Change A Terrible Fate

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 7, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Bagaimana jika kamu terbangun di dalam tubuh penjahat paling dibenci, di sebuah dunia di mana kekuatan adalah segalanya, namun kamu lebih memilih hidup mewah daripada mati konyol?" Yuchen tidak pernah menyangka bahwa pengetahuannya tentang sebuah novel fantasi akan menjadi tiket keselamatannya. Terjebak dalam tubuh seorang Master Sekte yang ditakdirkan hancur di tangan sang protagonis, Yuchen memutuskan untuk merobek naskah takdirnya. Lupakan balas dendam berdarah atau dominasi dunia yang melelahkan. Fokus utama Yuchen hanya satu, Membangun masa pensiun yang paling mewah dan aman di seluruh kekaisaran. Namun, membangun surga di tengah dunia yang kacau tidaklah murah. Dengan modal pengetahuan masa depan yang curang, Yuchen mulai bergerak. Di antara komedi situasi yang absurd, loyalitas yang dipaksakan secara licik, dan intrik politik tingkat tinggi, Yuchen harus memastikan bahwa tidak ada satu pun "Pahlawan" atau "Protagonis" yang mengganggu waktu minum tehnya. Selamat datang di Paviliun Kabut. Di sini, musuh tidak hanya dikalahkan dengan pedang, tapi juga diseret menjadi kuli bangunan atau dijadikan umpan memancing.
All Rights Reserved
#199
kultivator
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Aveline Beyond Her Fate
  • I'm the male lead's wife? [TERBIT!]
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • The Adiputra Family
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • A Family of Villains
  • Rumah Untuk Sang Tiran

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines