Lin terpaku melihat orang berpakaian serba hitam di seberang sana dari kejauhan. Ia merasa aneh. Seolah memiliki ikatan dengan orang itu. Mata Lin membulat ketika tudung jaket dari sniper musuh itu tersikap karena angin. Rambut pirang itu. Tidak salah lagi. Orang yang selama ini ia cari. Namun orang itu kemudian menyadari keberadaan Lin. Orang itu mengarahkan bidikannya kearah kepala Lin. Lin membulatkan matanya. Dengan segara ia menghindar namun peluru itu tak bisa dihindarinya. Bahunya tertembak. Lin hanya terdiam menatap punggung pria itu yang hendak pergi meninggalkan gedung seberang itu untuk melarikan diri. "Kakak..." Gumamnya. ⚠️warning ⚠ not bxb ⚠ book ini mengandung beberapa adegan kekerasan dan sensitif ⚠ Ingat kalau ini cuma fanfic dan tidak ada kaitannya dengan rp mereka di gta apalagi real life mereka!!
More details