Try To Escape My Fate

Try To Escape My Fate

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2026
"Dimana ini?" Aku menoleh ke kanan dan ke kiri, hanya untuk menemukan kegelapan. Disaat aku bingung, sebuah mata sebesar gunung muncul dari kegelapan. Mata itu berbicara, "Garis waktumu telah menemui ujung tebingnya. Salah langkah, kau akan terhapus sepenuhnya." Suara berat bergema, menyebabkan seluruh tubuhku bergetar hebat. "Semoga tirai takdirmu terkunci di fajar ini, dan lingkaran itu akhirnya menjadi garis lurus yang damai." "Tapi, tidak ada yang gratis. Untuk membuatnya berubah, ada harga yang harus dibayar." Setelah bebas dari tekanan yang mencekik, aku mengumpulkan sisa-sisa keberanianku. "Aku... tidak mengerti." "Tukarkan waktu yang kamu punya padaku. Dengan begitu, aku akan membantu-mu mengubah tulisan tangan dewa." "Jika tidak?" Mata itu menatapku lebih dalam, lalu kembali bersuara, "Maka... jam pasir akan berputar untuk keseratus kalinya. Ingatlah, ini pertama dan terakhir kalinya aku membantu. Kau tidak bisa meminta lebih dari ini." "Aku tidak mengerti" "Anakku... seekor singa akan menjadi raja, tapi anak singa hanya akan menjadi mangsa. Sebaiknya sembunyikan taringmu hingga waktunya tiba. Aku akan mengawasimu dari sini." Seolah diseret paksa, tubuhku terjatuh ke dalam jurang tak berdasar. "HAH!" Aku membuka mataku lebar-lebar. Kuedarkan mataku ke segala penjuru untuk melihat pemandangan asing didepan mataku. "Ini...?" Sebuah kamar dengan dekorasi antik. Siluetnya yang sederhana namun elegan membuatku tertarik. Namun, mimpi menyeramkan itu membuat kepalaku berdenyut hebat. "Aaw..." Brakkk. Pintu terbuka dengan keras. "Apakah Anda sudah sadar?!" Tepat pada saat itu, beberapa orang mendekat. "Siapa kalian?" tanyaku linglung. Suasana mendadak hening. "Astaga... ini pasti karena kepalamu terbentur ketika jatuh dari kuda. Akan kupanggil dokter!" "Hora, apa kamu baik-baik saja, Nak?" Apa? Apa yang mereka bicarakan- Mendapati pantulan wajahku di cermin besar di sudut kamar. Mataku membelalak. "Ini... bukan aku." Aku... aku siapa?
All Rights Reserved
#103
adventure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lady Mafia [TERBIT]
  • Sera, in Another Beginning
  • Pernikahan di Balik Mahkota [END]
  • Transmigrasi Ke Tubuh Ratu Mandul
  • A Family of Villains
  • Ibu Antagonis (21+) Lovable Son
  • Transmigration : children of a tyrannical emperor (BL)
  • Transmigration of Lady Antagonist
  • The Wicked Wife's Past Strikes Back
  • ATEYA

Mati karena tersedak Boba? Sungguh itu cara yang memalukan bagi Zora, pembunuh bayaran profesional dari organisasi 'Crimson Viper'. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dalam tubuh Rosalind von Astley-seorang putri Duke yang cantik, manja, dan sedang berada di ambang kebangkrutan karena hobi belanjanya yang gila. Rosalind dibenci semua orang, termasuk tunangannya sendiri, Grand Duke Samuel von Valerius, sang "Dinding Besi" yang dingin dan kejam. Zora hanya ingin satu hal: Hidup malas, mewah, dan pensiun dengan tenang. Tapi rencana itu berantakan saat Samuel mulai mencurigai perubahan "calon istrinya". mengapa gadis manja yang biasanya menangis histeris, sekarang bisa menumbangkan pembunuh bayaran. "kau bilang kau hanya suka uang, Rosalind. tapi kenapa saat kau memegang senjata, matamu terlihat lebih hidup daripada saat melihat tumpukan emas?" Bagi Zora, cinta itu mahal. tapi nyawa musuh? Harganya hanya sepuluh ribu koin emas per kepala.

More details
WpActionLinkContent Guidelines