Fulfill Me, Even if I Refuse You

Fulfill Me, Even if I Refuse You

  • WpView
    LECTURAS 5,470
  • WpVote
    Votos 400
  • WpPart
    Partes 48
WpMetadataReadContenido adultoConcluida dom, jul 26, 2026
"You fulfilled the parts of me I kept refusing to show the world. And somehow, even when I refused you... my heart never did." " a story about timing, silence, and the kind of love that only becomes clear when it's already too late." ---- Dia tidak pernah bilang aku spesial. Aku juga tidak pernah merasa dia akan tinggal. Kami hanya dua orang yang kebetulan bekerja di tempat yang sama. Bertemu di ruang meeting. Berbagi kopi yang tidak pernah benar-benar hangat. Dan pulang dengan hal-hal yang tidak pernah diucapkan. Sampai suatu hari, dia mulai memperhatikanku... dan aku mulai terlalu sering menunggunya tanpa sadar. Tapi cinta kami tidak pernah punya waktu yang tepat. Karena saat aku mulai mengerti dia... dia sudah memilih pergi. Dan saat aku akhirnya berani mengakui perasaanku... dia sudah tidak lagi di tempat yang sama. Aku mencarinya. Di kantor. Di pesan yang tidak dibalas. Di setiap sudut yang pernah kami lewati bersama. Tapi yang kutemukan hanya satu hal: Dia tidak hilang. Dia hanya sudah tidak lagi menjadi bagian dari hidupku. "Kalau aku tahu akhirnya akan begini..." "aku akan lebih dulu memilih kamu." 💔 Sebuah cerita tentang dua orang yang hampir menjadi "kita"... tapi selalu terlambat di waktu yang sama. ⚠️ Dia bukan pergi karena tidak cinta. Aku bukan ditinggalkan karena tidak penting. Kami hanya... tidak pernah berada di waktu yang tepat untuk saling memilih. --- Fulfill Me, Even If I Refuse You 🐧OomBam 🦭
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • Rewriting The Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • Cupiditas Vitae [END]
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Possessive Male Lead
  • CONTROLLED CHAOS

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido