13 Tahun
Mereka terpisah jarak dan ruang selama tiga belas tahun.
Persahabatan Indira dan Adam dimulai dengan lucu dan manis
Satu anak SMP yang lugu, satu anak SMA seorang idola.
Satu dari keluarga militer yang hangat, yang lain punya keluarga militer yang kaku
Tapi, ikatan persahabatan penuh kasih itu runtuh dan membeku.
Tiga belas tahun adalah waktu bagi Indira untuk mengubur lukanya menjadi trauma.
Melupakan perundungan yang terjadi karena Adam, mencoba menerima orang lain di hatinya yang terkunci, dan melewati masa-masa gelap hidupnya yang mengubahnya menjadi wanita dingin, misterius dan tak tersentuh.
Bagi Adam, tiga belas tahun adalah perjalanan tak berujung baginya...
Untuk melindungi rumah hangat keluarga yang memandangnya setara
Untuk mengembalikan dunia Indira yang sempat ia hancurkan tanpa sengaja
Untuk memahami bahwa cinta sejati tak selalu harus bersama
Karenanya, Adam meninggalkan jejak cinta pada setiap napas di hidup Indira.
Pada sahabat-sahabat Indira.
Pada kakak-kakaknya, dan juga adik kecilnya
Pada semua ponakan yang ia sayangi.
Pada sang Mama, seorang penyintas kanker payudara.
Bagai bayangan, Adam menjadi penjaga bagi Papa Indira.
Ia bahkan mendukung Julian, pria yang hampir menjadi suami Indira.
Adam selalu ada untuk Indira,
Menjadi Jaksa yang adil untuk Hukum yang dihormati Indira
Menjadi Friede untuk Westphalia.
Bukan untuk mengemis maaf.
Bukan untuk menarik perhatiannya kembali.
Bukan untuk merebut senyum yang hilang karena dirinya
Ia hanya ingin Indira bahagia bersama orang-orang yang mencintainya.
Sebab bagi Adam, itulah cara terakhirnya untuk mencintai.
Sampai sebuah serangan teror membuka seluruh rahasia yang ia simpan rapat.
Bahkan saat hidupnya berada di titik penghabisan, Adam hanya punya satu tujuan:
Memastikan Indira akan selalu bahagia.
Dengan atau tanpa dirinya.
All Rights Reserved