Prince wearing skirt

Prince wearing skirt

  • WpView
    Reads 966
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Enemies to Lovers
Highschool
Slice of Life
(Content Warning 18+ Kekerasan,Girlslove) Di lingkungan sekolah, reputasi bisa lebih berharga daripada kebenaran. Seorang siswi biasa yang ingin hidup tenang justru terseret kembali ke dalam rumor lama tentang masa lalu seseorang yang pernah menghilang setelah sebuah musibah besar yang tak pernah terselesaikan. Di tengah semua itu, sosoknya di masa SMA menjadi sesuatu yang sulit diabaikan. Terlalu sempurna untuk dianggap biasa, namun juga tidak sepenuhnya sesuai dengan label yang diberikan orang di sekitarnya. "Pangeran yang pakai rok" Sebuah julukan yang bukan hanya menggambarkan penampilan, tetapi juga kontradiksi yang melekat-antara citra, kenyataan, dan cara dunia memandangnya. Sementara itu, semakin banyak rahasia mulai terungkap, tentang masa lalu yang belum selesai, dan orang tua yang perlahan membuka kebenaran yang selama ini disembunyikan. ketika keputusan untuk bangkit dari masa lalu, membangun hubungan baru, serta merebut kembali apa yang telah hilang mulai diambil... *Dilengkapi dengan ilustrasi scene dan gambar OC (Dilarang keras : menyalin(copy),menerjemahkan(translate) karya ini tanpa izin Author.juga berlaku pada gambar pada setiap bab merupakan Original Charachter Yang Author buat sendiri.)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Prahara Lamaran [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines