We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
1726
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Tagslove
Dua pasang mata itu pernah saling menatap terlalu lama, sampai senyum kecil di antara mereka terasa lebih gaduh daripada ribuan kata cinta. Semuanya begitu tepat cara mereka saling memahami, saling pulang, saling menenangkan. Hanya waktunya saja yang tidak ikut berpihak. Mereka tidak berakhir karena sudah tidak saling cinta. Justru sebaliknya, perasaannya terlalu dalam sampai tidak ada yang sanggup memaksa untuk saling membenci. Jadi mereka memilih pergi pelan-pelan, sambil membawa separuh hati yang diam-diam masih tinggal pada orang yang sama. Dan lucunya, setelah sejauh apa pun langkah berjalan, tetap ada satu senyum yang tidak pernah berhasil dilupakan. Senyum dari seseorang yang tidak jadi dimiliki, namun menetap abadi-di tempat yang paling sulit dilupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines