Lukisan di Perpustakaan

Lukisan di Perpustakaan

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 10 hours ago
Di sudut perpustakaan yang sunyi, sebuah lukisan tua menyimpan rahasia kelam. Ketika teror misterius mulai mengancam hidupnya, Gaby justru terlempar kembali ke tahun 1987. Kini, ia terjebak di masa lalu, harus mengungkap identitas dan misteri arwah perempuan di balik kanvas kuno itu sebelum terlambat. Sosok perempuan di dalam lukisan itu mulai membagikan untaian kisahnya-sebuah rahasia kelam masa lalu sekolah yang sengaja dikubur rapat oleh pihak akademika ​Kini, Gaby memegang kunci dari misteri puluhan tahun lalu. Namun, mengetahui kebenaran di balik lukisan itu adalah kutukan. Di tengah lorong-lorong sekolah yang kini terasa asing dan mengancam, mampukah Gaby menyelesaikan tuntutan sang penghuni lukisan, atau mereka akan menjadi korban berikutnya yang hilang tanpa jejak? Tulisan dimulai : 28 Mei 2026 Tulisan selesai :
All Rights Reserved
#1
perundungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Defiant [END]

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines