dunia kita berbeda

dunia kita berbeda

  • WpView
    Reads 16,107
  • WpVote
    Votes 1,050
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 22, 2026
WpInfo
Fanfic
1Direction
Valen tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah secepat itu. Dulu, ia adalah anak pemilik perusahaan besar. Namun setelah perusahaan sang ayah bangkrut, keluarganya kehilangan hampir segalanya. Demi bertahan hidup, ayahnya membuka sebuah bengkel kecil yang kadang ramai, kadang sepi pelanggan. Melihat ayahnya bekerja tanpa kenal lelah, Valen memutuskan melakukan sesuatu. Diam-diam. Tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya, ia bekerja paruh waktu di sebuah kafe sepulang sekolah. Seluruh penghasilannya ia sisihkan untuk membantu kebutuhan keluarga dengan berbagai alasan agar orang tuanya tidak curiga.
All Rights Reserved
#22
milada7
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Your Daddy My Husband
  • Possessive Male Lead
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Obsession Overdose
  • Rewriting The Villain (END)
  • A House Between Us
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines