Beberapa Orang Tetap Tinggal [SELESAI]

Beberapa Orang Tetap Tinggal [SELESAI]

  • WpView
    Reads 145
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 30, 2026
Ada beberapa orang yang tidak benar-benar pergi. Mereka tinggal dalam kebiasaan kecil yang belum sempat hilang. Dalam jalan pulang yang masih terasa sama. Dalam lagu-lagu yang sengaja dihindari. Atau dalam seseorang yang sebenarnya sudah lama selesai... tetapi masih terasa seperti rumah. Reyhan Aksara Abimanyu Pratama tidak pernah menyangka bahwa hubungan yang ia kira telah selesai justru kembali menguji hidupnya. Di saat ia berusaha berdamai dengan masa lalu bersama Alea Kirana Maheswari, hadir seseorang yang tidak pernah memaksakan dirinya untuk dicintai, tetapi selalu memilih tinggal ketika Reyhan sedang kehilangan arah. Namun, bagaimana jika seseorang yang datang paling akhir justru harus bersaing dengan kenangan yang belum benar-benar pergi? Beberapa Orang Tetap Tinggal adalah kisah tentang cinta yang tumbuh perlahan, keluarga yang belajar saling memahami, dan perjalanan pulang menuju diri sendiri. Sebuah cerita tentang kehilangan, kesempatan kedua, dan keberanian untuk memilih orang yang memilih kita. Karena pada akhirnya... Tidak semua orang yang datang akan menetap. Tetapi selalu ada seseorang yang, setelah mengetahui seluruh luka dan kekurangan kita, tetap memilih tinggal.
All Rights Reserved
#1
fiersabesari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Chasing Sanara
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • The Last Yes!
  • De Andere Weg (END)
  • SASMITA CANDALA (21+)
  • The Villain Mother
  • Almost Married (END)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines