Changing the Princess Destiny

Changing the Princess Destiny

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 4 hours ago
Aku seorang kstria yang memimpin unit 2 pasukan kerajaan Drevanor, aku dijuluki sebagai "dewi perang" karena keberanianku di medan pertempuran. Namun, kehidupanku bukan berakhir ditangan musuh tetapi di tangan prajuritku sendiri sekaligus teman dekatku.... Ketika membuka mata kembali aku terbangun sebagai Lunaria Celestine. Putri sulung sekaligus pewaris tahta kerajaan Mordrake, kerajaan yang selama ini mejadi musuh terbesar negaraku. Tiga tahun berlalu setelah perang tersebut berakhir. Kini aku terjebak ditubuh putri yang dikenal lemah, tidak memiliki ilmu sihir, sakit sakitan dan dianggap tidak cocok untuk mewarisi tahta kerajaan, namun kini aku tau Dibalik kemewahan istana banyak orang yang menginginkan kejatuhan ku. Sekarang Aku harus menjalani kehidupanku sebagai Lunaria Celestine dan menyembunyikan identitas asliku agar tidak kehilangan nyawa untuk kedua kalinya, dan mengetahui tentang kehancuran tanah airku dan orang yang telah membunuh ku. Namun... Berbagai fakta mulai mengguncang keyakinan ku
All Rights Reserved
#112
action
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Sebiru Langit
  • Help, I'm a Zombie!
  • Putri Mafia Yang Diremehkan
  • INTERLUDE WIFE [ ISTRI SELINGAN ]
  • Force to Marry the Devil
  • Heir Without Blood
  • SWITCH
  • S Di Antara Dua N
  • The Character Who Was Meant to Die

"Menjadi gadis normal, punya banyak teman, dan hidup tanpa membunuh. Itu impian Nea sejak kecil. Apa itu salah?" ucap gadis berusia 17 tahun yang bersimbah darah. Keinginan yang begitu sederhana namun nyawa taruhan nya. *** "Dunia mungkin memburumu sebagai monster, tapi bagiku, kau hanyalah gadis kecil yang butuh es krim dan pelukan." -Leonardo Ethan Vexter. *** Bagi Dunia, dia Teratai Darah. Bagi Wolven, dia senjata. Bagi Drakfire, dia Kutukan. Bagi Vexter, dia Ancaman. Bagi Leaber, dia kunci. Bagi Ayah-nya dia Mahakarya. Bagi kakek-nya dia Hama. Bagi kakak-nya dia Eksperimen. Namun bagi Leon ... Dia bukan senjata, bukan kutukan, apalagi ancaman. Dia hanyalah seorang gadis kecil yang gemar mencuri es krim, pemilik tawa yang lebih berharga dari seluruh sahamnya. Dia hanyalah gadis yang menginginkan tempat untuk pulang. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines