Selagi Langit Masih Biru | BL
Di sebuah kota kecil bernama Karangwetan, ketika waktu berjalan lebih lambat dan langit masih tampak begitu luas untuk ditatap, seorang laki-laki bernama Rama mencoba bertahan hidup dengan caranya sendiri. Ia terbiasa datang dan pergi, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, tanpa pernah benar-benar punya alasan untuk tinggal-atau seseorang untuk pulang.
Sampai suatu hari, langkahnya terhenti.
Di tepi kali yang tenang, di atas sebongkah batu yang seolah selalu menunggu, Rama bertemu Abimanyu-seseorang yang hidupnya jauh berbeda, namun entah bagaimana terasa akrab. Dari pertemuan-pertemuan sederhana yang nyaris tanpa makna, dari percakapan yang kadang lebih banyak diamnya, sesuatu perlahan tumbuh... tanpa perlu diucapkan.
Di antara rutinitas gudang, debu yang beterbangan, dan hari-hari yang terlihat biasa saja, Rama mulai mengenal rasa yang tak pernah ia miliki sebelumnya:
Keinginan untuk tetap tinggal.
Namun, tidak semua hal bisa menetap selamanya. Tidak semua langit akan selalu berwarna biru.
Maka dari itu. Selagi Langit Masih Biru