INCIDENT |on going|

INCIDENT |on going|

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2026
pantai memang indah, namun..jika karna pantai membuat kita takut apakah itu masih bisa disebut indah? Liburan yang menyenangkan ini bisa mendapatkan kesedihan yang tiba tiba muncul tanpa kita ketahui ataupun orang lain. Tak ada satupun yang tau dimana ia menghilang..gaada yang tau dimana ia sekarang. Namun suatu hari itu ia kembali. Dengan senyumannya, matanya yang indah dan tenang, tak ada luka. Ia pulang dengan keadaan yang aman dan cukup. Namun sayangnya di dalam lubuknya ketakutan atas pantai itu tak bisa hilang. ** heyyie seraphy readers! aku bawa cerita baru nih! maaf ya ngilang karna..kesibukkan di real life. Mungkin aku gaakan sering up di beberapa bulan tapi aku bakalan usahain up ya!! jangan lupa di beri votenya! happy read my seraphy!♡ warning!! ini cerita dari imajinasi saya ataupun bikinan saya tidak ada copy ataupun hal mengikuti dari ide yang lain, kalau misalnya sedikit mirip itu saya tidak tau karna ini murni dari pikiran saya. perkataan kasar yang mungkin kurang nyaman. bahasa indonesia jika ada kesalahan atau typo dalam cerita tersebut saya minta maaf. selamat membaca seraphy!
All Rights Reserved
#114
sedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • MOTHER
  • Unexpectedly Yours
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Stealing My Husband
  • ATMA FATAMORGANA
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines